Breaking News:

Feature

Depot Es Semanggi, Kuliner Legendaris yang Tersembunyi di Pusat Kota Magelang

Magelang yang dikukuhkan sebagai kota tertua di Indonesia ternyata memiliki kuliner legendaris yakni Depot Es Semanggi yang berdiri sejak 1960.

Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting
Ramai - Suasana Depot Es Semanggi Kota Magelang, Jumat (31/12/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM - Magelang merupakan kota yang memiliki beragam kuliner nikmat dan sedap. Wilayah yang dikukuhkan sebagai kota tertua di Indonesia ini, ternyata memiliki kuliner legendaris yakni Depot Es Semanggi yang berdiri sejak 1960.

Menariknya, jika penjual makanan atau minuman berlomba-lomba untuk mencari tempat paling strategis agar mudah dilihat banyak orang, Depot Es Semanggi justru nyaris tak terlihat oleh kerumunan, yakni di bagian sudut parkir bawah tanah sebuah mal di kawasan Alun-Alun Kota Magelang.

Bisnis lebih dari setengah abad ini merupakan usaha turun-temurun yang sekarang dikelola oleh generasi ketiga. Ratna (28) generasi ketiga yang ikut membantu menjalankan usaha depot es itu menceritakan jika depot es ini dirintis oleh sang kakek.

"Jadi awalnya itu didirikan oleh almarhum mbah kakung saya, Mbah Tasman. Resepnya pun sama masih memakai resep keluarga, sehingga soal rasa tidak ada yang berbeda, masih seperti yang dulu," ujarnya saat saya temui, Jumat (31/12/2021) silam.

Mengenai asal-usul nama Semanggi, didapatkan dari pemberian pelanggan kakeknya dulu.

Di mana, pembeli tersebut merupakan seorang tentara yang bekerja di bilangan Semanggi, DKI Jakarta. Terinspirasi dari wilayah tempat dinas tentara tersebut.

Menu

Ada sekitar 20 menu minuman yang bisa dipesan di depot ini, seperti es susu roti, es susu dawet, es cokelat pleret, hingga es pleret pink. Harganya pun relatif terjangkau, mulai Rp6ribu-10 ribu per gelasnya.

Untuk menu favorit, yang paling banyak dipesan pelanggan adalah es pleret pink. Isinya perpaduan manisnya sirup dan gula yang disiram santan kelapa segar, ditambah pletert dan gempol atau bola putih terbuat dari adonan tepung beras.

Untuk menikmati sajian es racikan resep tempoe doeloe ini. pengunjung harus datang lebih awal. Sedangkan jam operasionalnya mulai pukul 08.00 WIB - 14.00 WIB. Meskipun tempatnya tersembunyi, atau berada di area parkiran, tetapi setiap hari selalu sesak oleh pembeli.

Pelanggan depot es ini tak hanya berasal dari wilayah Magelang. Namun, banyak pula yang datang dari luar kota, misalnya Solo, Semarang, Surabaya, Bogor, dan lainnya. Satu di antaranya, Rani (40) asal Semarang. Dirinya, rela datang ke Magelang hanya untuk mencicipi satu gelas es pleret.

"Sudah langganan lama sejak tahun 1997, dulu sekolah di sini. Sekarang tinggal di Semarang, tapi tetap diusahakan ke sini (depot es) kalau pulang ke Magelang. Karena, rasanya ngangenin tidak berubah sejak dulu," tutur Rani. (Nanda Sagita Ginting)

Baca Tribun Jogja edisi Selasa 11 Januari 2022 halaman 01.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved