Target PAD Wisata Gunungkidul di 2022 Sebesar Rp27 Miliar, Dispar Akan Gencarkan Promosi
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pun turut menyepakati besaran tersebut hingga akhirnya ditetapkan.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor wisata di 2022 ini mencapai Rp27.000.100.000,00.
Angka ini terbilang jauh meningkat dibandingkan target 2021 lalu yaitu Rp12 miliar.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian, mengakui bahwa target tersebut terbilang besar. Bahkan dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
"Memang naiknya signifikan, tapi sudah proyeksi dan pembicaraan juga terkait target PAD ini," jelas Arif dihubungi pada Senin (10/01/2022).
Menurutnya, angka tersebut ditetapkan berdasarkan diskusi serta keputusan dari Pemkab.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pun turut menyepakati besaran tersebut hingga akhirnya ditetapkan.
Lantaran targetnya naik signifikan, Arif mengatakan pihaknya akan lebih menggencarkan promosi.
Upaya tersebut dilakukan dengan dukungan dari para pelaku wisata.
"Akan kami promosikan agar bisa menarik perhatian publik dan mereka datang berkunjung," katanya.
Arif pun akan lebih menekankan promosi citra wisata Gunungkidul yang positif.
Terutama dari sisi keamanan dan kenyamanan wisatawan mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19.
Itu sebabnya, ia berharap pengelola dan pelaku wisata memperhatikan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment sustainability).
Menurutnya, minimal CHSE dan protokol kesehatan (prokes) harus tetap terjaga.
"Saya yakin masyarakat juga akan ikut membantu mempromosikan jika mereka merasa nyaman dan aman saat berwisata ke Gunungkidul," ujar Arif.
Pada tahun 2021 lalu, PAD wisata Gunungkidul mencapai 104,6 persen dari target.