Berita Sleman Hari Ini
Diresmikan, Pasar Sompilan Diharap Jadi Penggerak Ekonomi Warga di Kawasan Wisata
Pasar Sompilan mulai dibangun sejak tahun 2018 dan proses pembangunannya selesai tahun 2021.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pasar Sompilan di Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem diresmikan.
Pasar yang menampung 12 unit kios dan berada di jalur wisata menuju Kaliurang itu diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat.
"Harapannya wisatawan yang berkunjung ke Kaliurang bisa mampir ke pasar, sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat setempat," kata Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito, di sela kegiatan peresmian, Kamis (6/1/2022).
Pasar Sompilan mulai dibangun sejak tahun 2018 dan proses pembangunannya selesai tahun 2021.
Menghabiskan anggaran dana desa senilai Rp 455 juta.
Baca juga: Pemkab Sleman Terima Dua Penghargaan Smart City
Nantinya, selain pedagang di kios, pasar di tepi jalan Kaliurang ini juga akan mengakomodir pedagang non-kios yang menjual komoditas lokal.
Semua warga Hargobinangun, menurut Amin, akan diberikan kesempatan yang sama untuk bisa berjualan.
Di Pasar Sompilan juga akan menampilkan sampel komoditas dari masing-masing Padukuhan.
Wisatawan yang tertarik dengan komoditas tersebut bisa membeli di Pasar Sompilan atau langsung datang ke Padukuhan.
Nantinya ada layanan informasi yang sinergitas menghubungkan seluruh potensi di padukuhan, termasuk potensi wisata.
Sehingga peningkatan ekonomi diharapkan bisa merata di seluruh padukuhan.
"Kita manfaatkan momentum ini, kemarin saat pandemi warga terpuruk. Sekarang lagi semangatnya mengembangkan usaha," kata dia.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kalurahan, dan Kapanewon yang punya inisiatif dan gagasan mewujudkan, membangun dan membuka Pasar Sompilan.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian usaha dari Kalurahan Hargobinangun untuk meningkatkan dan menggairahkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Baca juga: Pemkab Sleman Raih Peringkat 6 Pengelolaan JDIH Tingkat Nasional Tahun 2021
"Saya tadi langsung cek. Di beberapa kios di dominasi warga Kalurahan. Ini yang sebetulnya menjadi cita-cita bersama, bagaimana mengangkat ekonomi dan produk lokal dibuatkan ruang dan sarana tersendiri. Ini bagus apalagi di-mix (campur) dengan pameran UMKM yang juga berasal dari warga setempat," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Diresmikan-Pasar-Sompilan-Diharap-Jadi-Penggerak-Ekonomi-Warga-di-Kawasan-Wisata.jpg)