Breaking News:

PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Bubarkan Tim, Manajemen Siap Evaluasi dan Pertahankan Seto Nurdiyantoro

Dengan berakhirnya kompetisi Liga 2 2021, PSIM Yogyakarta bubarkan tim dan mulai lakukan evaluasi untuk mempersiapkan kembali kompetisi Liga 2

TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
CEO PSIM Yogyakarta, Bima Sinung. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dengan berakhirnya kompetisi Liga 2 2021, PSIM Yogyakarta bubarkan tim dan mulai lakukan evaluasi untuk mempersiapkan kembali kompetisi Liga 2 musim 2022 mendatang.

"Untuk saat ini tim kita bubarkan, dan kita evaluasi untuk pemain mana saja yang bakal dipertahankan musim depan," ujar CEO PSIM, Bima Sinung Widagdo.

Adapun para pemain PSIM Yogyakarta musim 2021 sudah berpamitan kepada seluruh fans dan tim melalui akun media sosial pribadinya masing-masing.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Proyek Revitalisasi Pedestrian di 2022, Jalan Senopati Jadi Sasaran

Seperti diketahui PSIM harus puas menerima kenyataan belum berhasil lolos ke Liga 1 setelah kalah dari Dewa United dengan skor tipis 0-1 saat bertanding di laga final perebutan juara 3, Kamis (30/12/2021) lalu di Stadion Pakansari.

Selain itu, Bima juga menyatakan siap mempertahankan Seto Nurdiyantoro untuk kembali menjadi pelatih kepala tim berjuluk Laskar Mataram itu di Liga 2 2022 nanti.

"Kita sudah sampaikan kalau manajemen ingin mempertahankan Coach Seto sebagai pelatih. Namun untuk saat ini Coach Seto masih ingin mengambil waktu untuk beristirahat, kita pastikan untuk follow up secepat mungkin untuk pembahasan secara rincinya," kata Bima.

Terpisah, Media Officer PSIM, Ditya Fajar mengatakan kalau para pemain saat ini sudah kembali dari Bogor selepas menuntaskan partai pamungkas melawan Dewa United.

"Iya kemarin, Jumat (31/12/2021) rombongan tim PSIM tadi berangkat dari Bogor jam 06.00 via Bus. Kemudian dilanjut perjalanan via kereta api dari Stasiun Gambir pukul 09.10. Tiba di stasiun Tugu Yogyakarta pukul 15.35," katanya saat dihubungi Tribun Jogja, Minggu (2/1/2022).

Dari seluruh pemain yang kembali, tidak semua pemain pulang ke Yogyakarta lebih dulu, namun beberapa sudah kembali ke tempat asalnya.

Baca juga: Fenomena Baru, Reservasi Hotel Bulan Januari dan Februari di DI Yogyakarta Tercatat Tinggi

"Pemain sebagian sudah ada yang pulang ke daerahnya, sebagian lain ke Yogyakarta dulu," ucapnya.

Ditya juga menjelaskan kalau kondisi para pemain pasca pertandingan tidak semua dalam keadaan sehat, karena telah melewati jadwal kompetisi yang padat, dan cuaca hujan cukup berpengaruh terhadap kondisi kesehatan.

"Untuk kondisi pemain, alhamdulillah baik, namun ada beberapa pemain yang masih flu," tandas ia. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved