PSIM Yogyakarta

Jaga Kondusivitas DIY, Brajamusti Diimbau Tak Gelar Konvoi Usai Laga PSIM Yogyakarta vs Dewa United

Laskar-laskar di bawah naungan Brajamusti agar saling mengingatkan untuk tidak melakukan konvoi seusai laga PSIM Yogyakarta vs Dewa United

Dokumentasi Brajamusti
Presiden Brajamusti, Muslich Burhanuddin (kiri) didampingi Sekretaris Jendral (Sekjen) Brajamusti, Niko Anggari (kanan). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Presiden Brajamusti, Muslich Burhanudin, mengimbau anggotanya untuk menjaga kondusifitas di Wilayah DI Yogyakarta, dengan tidak menggelar aksi turun ke jalan atau konvoi usai laga PSIM Yogyakarta kontra Dewa United, Kamis (30/12/2021).

Pria yang akrab disapa Tole ini berpesan kepada laskar-laskar di bawah naungan Brajamusti agar saling mengingatkan jika ada beberapa rekannya yang tidak menaatii aturan.

Di antaranya tetap menggelar konvoi, tidak menaati aturan lalu lintas dan berbuat destruktif.

Tole menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan perwakilan masing-masing laskar, dan menegaskan siap membantu pihak keamanan untuk bersama-sama menjaga ketertiban.

“Kejadian usai laga semifinal kemarin jelas kami sayangkan. Saat tim kebanggaannya kalah, masih ada saja yang melakukan konvoi nggak jelas,” ujar Tole.

Baca juga: Prediksi PSIM Yogyakarta vs Dewa United Perebutan Juara 3 Liga 2 2021, Asa Terakhir Laskar Mataram

Baca juga: PSIM Yogyakarta Vs Dewa United, Link Live Streaming Perebutan Juara 3 Liga 2

“Kami dari DPP Brajamusti akan berkoordinasi dengan pihak Polsek serta Satpol PP Kota Yogyakarta untuk menghindari terjadinya gesekan di beberapa titik rawan di antaranya di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, Sagan, Jalan Godean, serta Janti," lanjutnya.

“Di samping itu, jangan sampai terjadi aksi dari suporter yang mencoreng Yogyakarta sebagai ikon pariwisata. Mari bersama jaga kondusifitas, demi nama baik Yogyakarta, PSIM Yogyakarta, dan juga Brajamusti tentunya,” tambahnya.

Di samping itu, Tole berharap penggawa Laskar Mataram dapat tampil all out pada pertandingan krusial kontra Dewa United, demi mengamankan satu tiket promosi tersisa. 

“Harapannya dengan kondisi tim yang serba compang-camping, ada mukjizat untuk PSIM lolos ke Liga 1. Asa itu masih ada, tidak ada yang tidak mungkin. Tetap berjuang sepenuh hati, sepenuh tenaga, demi panji Laskar Mataram,” kata Tole.

Para suporter bertemu langsung dengan pemain dan pelatih PSIM Yogyakarta di depan pintu masuk Stadion Mandala Krida, Selasa (16/11/2021).
Para suporter bertemu langsung dengan pemain dan pelatih PSIM Yogyakarta di depan pintu masuk Stadion Mandala Krida, Selasa (16/11/2021). (istimewa)

Asa Masih Ada

Seperti diberitakan sebelumnya, peluang promosi ke kompetisi kasta tertinggi, Liga 1 masih dimiliki PSIM Yogyakarta.

Syaratnya satu, klub berjuluk Laskar Mataram ini wajib meraih kemenangan di laga perebutan juara ketiga Liga 2 2021 kontra Martapura Dewa United di Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis (30/12/2021) pukul 17.00 WIB.

Laga ini dipastikan bakal berlangsung sengit, apalagi hanya satu di antara dua tim yang akan mendampingi Persis Solo dan Rans Cilegon FC promosi ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Optimisme terus dikobarkan penggawa Laskar Mataram, namun laga kontra Dewa United tentu tak akan mudah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved