Dragster Kucing Garong : Dapur Pacu Hasil Kawin Silang Honda Grand dan Megapro
Dragster "Kucing Garong" mengawin silangkan mesin Honda Grand 1993 dengan kepala silinder Honda Megapro, disematkan pada rangka knockdown full chrome.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
Dengan desain rangka bongkar pasang atau knock down untuk mesin tidur yang sudah di-up tenaganya, hanya memungkinkan pasang dua baut pada dudukan mesin di belakang. Sebab, sudah dipastikan getaran atau vibrasi sangat tinggi.
Tak sengaja, ketika mendengarkan siaran radio Wiro mendengarkan sebuah dialog ludruk Suroboyoan "Ndas Butak Cakar Maling...", yang kemudian menjadi inspirasi untuk menggabungkan potongan-potongan ide yang sudah dikumpulkannya, antara lain: konsep dragster, rangka knockdown, dan dudukan mesin cakar.
"Nama Kucing Garong ini memang ide dari Wiros Garage, selain dudukan mesin cakarnya, juga diaplikasikan untuk bentuk head lamp yang menyerupai kepala kucing," jelas Satryadi.
Baca juga: Restorasi Suzuki Crystal : Motor Klangenan, Sarat Kenangan
Salurkan Ide Liar
Satryadi mengungkapkan, ketertarikannya pada dunia otomotif sudah dimulai sejak duduk di bangku SMA.
Tetapi, saat itu baru sebatas modifikasi, belum menjamah ranah kustom.
"Masuk ke dunia kustom itu baru 2018/19. Kalau modifikasi memang kebanyakan motornya digunakan untuk show atau contest, sedangkan dari awal saya masuk ke kustom menginginkan motor yang bisa digunakan bukan hanya untuk kontes namun juga digunakan harian," ujarnya.
"Modifikasi itu masih kreativitasnya masih terbatas, kita ketergantungan dengan aksesoris atau part yang jadi, misal kalau untuk airbrush tentunya tergantung dengan keterampilan dari tukang airbrushnya. Sedangkan kalau kustom kan apa yang kita inginkan ditunangkan dalam wujud motornya, dan hasilnya pun pasti berbeda dibandingkan motor lainnya," tambah pria yang bekerja di bidang konstruksi ini.
Selain Dragster Kucing Garong-nya, total ia kini memiliki tiga motor kustom lainnya yakni basic Kawasaki Binter Merzy, Chopper serta Choppy Tracker.
Data modifikasi:
Rangka
Main frame: pipa seamless diameter 33mm Subframe: pipa
seamless diameter 22mm Dudukan mesin: plat besi 6mm
Bodi
Cover headlamp, tangki bahan bakar, jok: custom handmade dari plat galvanis 1,2mm
Kaki-kaki
Fork depan: custom hadmade (springer) Pelek depan: 250/18 Pelek belakang: 300/17 Ban depan: 350/18
Ban belakang: 400/17
( Tribunjogja.com )