Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Warga Lereng Merapi Klaten Perbaiki Jalan Evakuasi Merapi yang Rusak Secara Swadaya

Jalan yang rusak yang diperbaiki berada di sekitar Hotel Shinta yang masuk wilayah Dusun Karanggeneng. Jalan yang diperbaiki sepanjang 200 meter.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Sejumlah warga bergotong royong menambal jalan evakuasi merapi yang rusak di Desa Sidorejo, Kemalang, Klaten, Rabu (15/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Ruas Jalan Deles-Kaliwuluh yang juga berfungsi sebagai jalan utama evakuasi Gunung Merapi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah diperbaiki oleh warga secara swadaya.

Warga bergotong-royong memperbaiki jalan itu karena sudah banyak warga yang terjatuh saat melalui jalan itu.

Adapun jalan yang rusak yang diperbaiki berada di sekitar Hotel Shinta yang masuk wilayah Dusun Karanggeneng.

Jalan yang rusak diperbaiki sepanjang 200 meter.

Baca juga: Jalan Evakuasi Merapi di Klaten Rusak, Warga Sidorejo Ramai-ramai Datangi Gedung DPRD

"Penambalan jalan itu dilakukan Rabu kemarin, panjang jalan yang ditambal kira-kira sekitar 200 meter dulu, itu yang paling darurat," ujar warga Desa Sidorejo, Sukiman saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Kamis (16/12/2021).

Menurutnya, jalan yang rusak itu posisinya menanjak sehingga butuh diperbaiki secepat mungkin agar tidak muncul korban-korban lainnya saat berkendara di jalanan itu.

"Ini dilakukan secara swadaya dari warga Desa Sidorejo, khususnya warga yang di atas. Kalau hujan banyak ibu-ibu saat jemput anaknya pulang sekolah berjatuhan, saya juga pernah jatuh," katanya.

Diakui Sukiman, yang terpenting saat ini jalan yang rusak tersebut ditabal terlebih dahulu.

"Kalau untuk berapa lama tahannya ya kami tidak bisa memastikan yang penting diperbaiki dulu secara swadaya," katanya.

Baca juga: Jalan Deles-Kaliwuluh di Lereng Merapi Klaten Rusak, Warga Minta Segera Diperbaiki

Kemudian, kata Sukiman, untuk memperbaiki jalan yang rusak parah sepanjang 200 meter itu, warga mengumpulkan uang sebanyak Rp 20 juta.

Menurut dia, upaya untuk menambal jalan rusak itu sudah dilakukan berulang kali oleh warga desa.

Selain itu, para sopir truk juga pernah mengeluarkan iuran untuk menambal jalan yang rusak itu.

Sementara, RT 016 Desa Sidorejo, Jenarto menyebut penambalan dilakukan selama satu hari pada Rabu (15/12/2021).

"Penambalan juga melibatkan satu alat berat untuk meratakan jalan," imbuhnya.  ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved