Breaking News:

Libur Nataru Objek Wisata Klaten Buka, Kapasitasnya 75 Persen Pengunjung

Seluruh objek wisata di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dipastikan tetap dibuka saat libur Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Sejumlah pengunjung Umbul Cokro di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten saat berenang di kolam pemandian objek wisata itu beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Seluruh objek wisata di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dipastikan tetap dibuka saat libur Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Pembukaan objek wisata tersebut merujuk kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 66 tahun 2021 tentang peraturan selama masa libur Natal dan tahun baru.

Kepala Dinas Pariwisata Budaya dan Pemuda Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Klaten, Sri Nugroho mengampaikan jika pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pengelola objek wisata terkait peraturan pada masa libur Nataru.

Baca juga: BREAKING NEWS: Disdikpora Gunungkidul Izinkan Pelajar Libur Nataru Pada 27-31 Desember 2021

"Soal Nataru kita sudah rapat koordinasi dengan pihak pengelola wisata di Klaten. Pada prinsipnya kita menerapkan peraturan sesuai dengan Inmendagri nomor 66 tahun 2021," ucapnya, Rabu (15/12/2021)

Menurut Nugroho, dalam Inmendagri terbaru itu, objek wisata pada masa libur nataru diizinkan buka dengan kapasitas 75 persen dari kapasitas maksimal objek wisata.

Meski tetap diizinkan buka, kata dia, nantinya pihak Satgas Covid-19 dari desa dan kecamatan jiga diminta untuk melakukan pengawasan di setiap objek wisata yang ada di Klaten.

"Nanti wisata tetap buka dan kapasitas pengunjung bisa 75 persen. Ini tentu kapasitasnya besar dan kita akan perkuat pengawasan melalui satgas desa dan kecamatan di mana objek wisata berada," ucap dia.

Menurut Nugroho, peraturan yang tertuang dalam Inmendagri itu berlaku dari tanggal 24 Desember 2021 dan 2 Januari 2022 saja.

"Setelahnya berlaku ke peraturan sebelumnya dimana kapasitas pengunjung hanya 50 persen dan lainnya," kata dia.

Disinggung mengenai penerapan aplikasi PeduliLindungi, kata Nugroho saat ini sebanyak 22 objek wisata di Klaten sudah memiliki barcode.

Baca juga: Polisi Akan Rilis Kasus Narkoba Rizky Nazar Pacar Syifa Hadju Sore Ini

"Alhamdulillah sebagian besar objek wisata kita sudah memilik barcode aplikasi PeduliLindungi. Yang sudah punya barcode 22 objek wisata dan hotel juga ada 4 yang sudah," ucap dia.

Disinggung mengenai, adanya beberapa titik di Klaten yang signal internetnya lemah, Nugroho mengatakan jika pengunjung masih bisa masuk secara manual.

"Mungkin di beberapa titik wisata nanti signalnya agak lemah maka nanti pengunjung masuk manual saja dengan menunjukan kartu vaksin juga nggak apa-apa," tandasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved