Breaking News:

Revisi Perda RTRW, Kawasan Industri Semin Gunungkidul Akan Diperluas

Kawasan industri di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin, Gunungkidul akan diperluas. Rencana itu tertuang dalam pengajuan revisi Peraturan Daerah

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kawasan industri di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin, Gunungkidul akan diperluas. Rencana itu tertuang dalam pengajuan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6/2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) atau Kundha Mandala Niti Sarta Sasana Gunungkidul, Winaryo membenarkan adanya pengajuan tersebut. 

"Proses revisi Perda sudah mendapatkan pengesahan substansi dari DPRD Gunungkidul," ungkapnya pada wartawan, Rabu (01/12/2021).

Baca juga: Dinas Pariwisata Bantul Tengah Melakukan Pengkajian Tentang Kenaikan Retribusi Wisata Pantai

Meski rencana tersebut sudah jadi kepastian, Winaryo mengatakan revisi Perda masih membutuhkan proses yang panjang. Antara lain masih dibutuhkan kajian dari tim Kementerian Agraria dan Tata Ruang RI.

Mengacu pada draf revisi Perda, kawasan industri Candirejo yang sebelumnya ditetapkan seluas 75 hektare (ha) bertambah hingga 400 ha. Wilayahnya pun nanti meluas ke sejumlah kalurahan lain di sekitarnya.

"Wilayahnya akan sampai Kalurahan Rejosari, Semin hingga Sambirejo di Ngawen, sebab ketiganya saling berbatasan," jelas Winaryo.

Ia menilai perluasan diperlukan mengingat kawasan industri Candirejo berada di lokasi yang strategis. Sebab wilayah ini berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah.

Winaryo juga menyebut kawasan ini lebih mudah dikembangkan. Terutama untuk akses lalu lintas bagi kendaraan pengangkut dengan tonase besar.

"Sebab secara geografis, permukaan tanah kawasan ini lebih datar dibanding wilayah lain di Gunungkidul," katanya.

Adapun Gunungkidul juga memiliki kawasan industri lain di Pedukuhan Mijahan, Sambirejo, Semanu. Namun Winaryo menilai akses masuk-keluarnya masih sulit karena harus melewati tanjakan dari sisi barat dan utara.

Baca juga: Kantor Imigrasi Yogyakarta Sosialisasikan Aplikasi Sedulur Mas Karyo

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Gunungkidul, Irawan Jatmiko memandang perluasan tersebut akan berdampak positif pada pembangunan di kabupaten ini.

"Di kawasan industri Candirejo juga sudah ada pabrik yang beroperasi, salah satunya pabrik pembuatan sarung tangan," ungkap Irawan.

Berkaitan dengan perluasan, pihaknya menyerahkan rencana tersebut ke Dispertaru Gunungkidul. Sebab Organisasi Perangkat Daerah (OPD) inilah yang memiliki kewenangan untuk penanganan segi teknis. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved