Berita Sleman Hari Ini
BREAKING NEWS : Bentrok di Jalan Laksda Adisutjipto, Polisi Keluarkan 8 Kali Tembakan Peringatan
Terjadi bentrokan di Jalan Laksda Adisutjipto, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Rabu (1/12/2021) siang.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terjadi bentrokan di Jalan Laksda Adisutjipto, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Rabu (1/12/2021) siang.
Menurut kesaksian warga sekitar bentrokan dimulai sejak pukul 13.00 WIB.
Mashyur Amin yang menyaksikan bentrokan itu merasa takut, sebab kejadian itu tepat berada di depan bengkel pembuatan plat nomor kendaraan.
Dia meyakini masyarakat yang terlibat bentrok adalah satu di antara kelompok suporter bola.
Baca juga: PSIM Disambut Gegap Gempita Suporter, Seto: Jangan Berlebihan, Masih Ada Satu Impian Besar!
"Kalau saya amati itu awalnya rombongan suporter konvoi, infonya mau jemput tim dari Solo. Pas di jalan ini nampaknya ada sebagian romobongan suporter tim lain langsung menghadang dan terjadi tawuran di sini," katanya, ditemui di lokasi, Rabu siang.
Berdasarkan kesaksiannya, kejadian baku hantam itu berlangsung hampir satu jam.
"Tadi baku hantam, pedang keluar. Sempat apa namanya berhenti, terus tadi ada pendukung dari timur mungkin mau gabung di Stadion Mandala Krida, tahu-tahu jadi korban di situ. Dia hanya lewat kebetulan pakai atribut tim satunya. Cukup lama tadi hampir satu jam kejadiannya," ujarnya.
Pria berusia 47 tahun itu juga menyaksikan pengrusakan satu unit sepeda motor seorang warga.
"Motor itu dirusak satu. Mereka teriak-teriak bawa pedang," jelasnya.
Pantauan di lapangan, kejadian itu tepatnya di sisi timur jembatan Jalan Laksda Adisutjipto, atau sekitar 500 meter dari Pos Polisi simpang UIN Yogyakarta.
Baca juga: PSIM Yogyakarta Lolos ke Babak 8 Besar, Perjuangan Laskar Mataram dan Pernyataan Seto Nurdiyantoro
Polisi membagi dua regu untuk menjaga sisi barat berada di pos polisi simpang tiga UIN Yogyakarta, dan sisi Timur letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.
Terpantau polisi berlari sembari berteriak mencoba mengamankan bentrokan tersebut.
Mereka dilengkapi senjata serta baton stik untuk melerai masyarakat yang terlibat bentrok.
Namun pihak polisi belum berhasil untuk mengkondisikan suasana bentrok.
Puncaknya, delapan kali tembakan peringatan terpaksa dikeluarkan oleh anggota kepolisian.
Setelah itu kondisi mulai tenang, dan warga yang terlibat bentrok satu persatu diamankan oleh pihak kepolisian.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bentrok-di-jalan-laksda-adisutjipto-sleman-polisi-keluarkan-8-kali-tembakan-peringatan.jpg)