Breaking News:

PSIM Disambut Gegap Gempita Suporter, Seto: Jangan Berlebihan, Masih Ada Satu Impian Besar!

Seto tak lupa berpesan kepada suporter agar tak berlebihan merayakan keberhasilan tim kebanggaanya lolos ke babak 8 besar.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM/ Hanif Suryo
Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro mendapat sambutan hangat dari suporter usai mengantar tim lolos ke babak 8 besar Liga 2 2021/22 di Kompleks Stadion Mandala Krida, Rabu (1/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM- Gegap gempita ribuan suporter menyambut kepulangan penggawa PSIM Yogyakarta yang baru saja memastikan diri lolos ke babak 8 besar Liga 2 2021/22, seusai menaklukkan Persijap Jepara di laga pamungkas penyisihan Grup C, Selasa (30/11).

PSIM Yogyakarta menentukan nasibnya sendiri ke babak 8 besar, mengantongi raihan 19 poin sebagai runner up Grup C, tanpa bergantung hasil pertandingan lainnya ketika Persis Solo di luar prediksi takluk 2-1 dari PSCS Cilacap yang notabene pesaing terdekat.

Ribuan suporter klub berjuluk Laskar Mataram ini berbondong-bondong mengiringi kepulangan bus yang mengangkut Aditya Putra Dewa dan kolega, menuju titik kumpul di Kompleks Stadion Mandala Krida, Rabu (1/12/2021).

Setibanya di Kompleks Stadion Mandala Krida, juru taktik Seto Nurdiyantoro beserta rombongan langsung disambut Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, yang tampak begitu semringah.

"Hari ini Jogja bukan senyum lagi, hari ini Jogja hahaha. Jogja sekarang tidak lagi full senyum, Jogja sekarang sudah tertawa lepas," ujar Haryadi Suyuti seraya disambut riuh tepuk tangan dari suporter.

Lebih lanjut, Haryadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh suporter PSIM Yogyakarta yang tak lelah memberikan dukungan kepada penggawa Laskar Mataram, hingga akhirnya berhasil memastikan lolos ke babak 8 besar.

"Keberhasilan PSIM lolos ke babak 8 besar adalah langkah yang sangat luar biasa.Sejak 2012 kita semua menanti, hingga akhirnya tahun ini lolos ke babak 8 besar. Satu langkah lagi, bablaske (Liga 1)," seru Haryadi.

"Kita harus tetap rendah hati, tidak boleh sombong, tidak boleh meminta orang lain untuk mengalahkan yang lainnya," lanjutnya.

"Dengan kepala tegak menuju babak 8 besar, kita (PSIM) tidak bergantung pada siapapun. Kita berjuang dengan kaki kita sendiri, melangkah ke babak 8 besar," tambahnya.

Tak lupa, Haryadi berpesan kepada suporter untuk senantiasa menjaga ketertiban sepanjang perjalanan, baik ketika berangkat maupun pulang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved