Ultimatum OPM Sebut-sebut Mako Brimob dan Pesawat TNI, Pemerintah Papua Tak Gentar

Setelah kejadian penyerangan pos TNI membuat gugur Sertu Ari Baskoro di Kabupaten yahukimo, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Dok Humas Polda Papua
Personel Satgas Nemangkawi berada di Kali Yegi, Distrik Dekai, untuk mencari pekerja PT. Indo Papua yang melarikan diri dari KKB, Yahukimo, Papua, Senin (23/8/2021). 

Dia mengatakan hal tersebut telah membodohi sebagian kecil generasi muda Papua yang percaya dengan sejarah yang salah itu.

Menurutnya, bendera bintang kejora yang saat ini diklaim sebagai Bendera Negara West Papua sebenarnya adalah bendera klub sepak bola dari Kampung Nafri.

Di Kabupaten Keerom, para tokoh masyarakat sudah tidak mau lagi tertipu propaganda OPM soal mimpi kemerdekaan Papua Barat.

Seorang mantan kombatan TPN OPM di wilayah ini bahkan menolak tegas yang berbau OPM, termasuk klaim hari jadinya. Kombatan yang tak mau disebut namanya itu telah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, sejak lama.

Ada 5 poin pernyataan sikap yang mereka sampaikan soal menolak tegas OPM:

Mengajak seluruh elemen masyarakat Papua khususnya dan umumnya masyarakat Indonesia untuk menolak HUT OPM pada tanggal 1 Desember. Meminta kepada semua pihak keamanan agar dapat menindak tegas setiap adanya kelompok yang akan merayakan HUT OPM. Menolak dengan tegas kelompok separatis yang sering menyengsarakan masyarakat dan menghambat pembangunan. Mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, NKRI sudah final dan Papua tetap berada dalam pangkuan NKRI. Papua tetap merah putih, Papua NKRI, Papua Damai. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved