Sebanyak 500 Peserta Diajak Berkeliling di Kawasan Candi Banyunibo Pada Sleman Temple Run

Pemkab Sleman kembali menggelar Sleman Temple Run. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Candi Banyunibo, Minggu (28/11/2021).

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Christi Mahatma Wardhani
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suparmono 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemkab Sleman kembali menggelar Sleman Temple Run. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Candi Banyunibo, Minggu (28/11/2021).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suparmono mengatakan ada 500 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Peserta didominasi dari DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, namun ada beberapa peserta dari Sulawesi hingga Kalimantan. 

Baca juga: Tiga Pengguna Jalan di Sleman Didenda Rp 50 Ribu Setelah Memberi Uang Rp 1.000 Pada Pengamen

"Peserta yang ikut dibatasi hanya 500 saja. Untuk yang 25 kilometer ada 100 orang, kemudian 13 kilometer ada 210 orang, dan 7 kilometer ada 190 orang," katanya saat jumpa pers, Jumat (26/11/2021).

Ia mengungkapkan Sleman Temple Run adalah sport tourism yang menarik.

Hal itu karena rute lari peserta melewati beberapa candi di sekitar Candi Banyunibo

Menurut Suparmono, candi merupakan kekayaan Kabupaten Sleman yang tidak ada di wilayah lain.

Karena itulah Sleman Temple Run selalu diminati oleh peserta dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

"Contohnya yang 25 kilometer, start di Candi Banyunibo kemudian melewati Candi Ijo-Candi Miri-Spot Riyadi-Candi Sojiwan-Candi Ratu Boko-Candi Barong. Sejak awal memang kita ingin mengenalkan Shiva Pletau yang luar biasa, di sana penuh candi yang tidak ada di daerah lain, "ungkapnya. 

Meski dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, ia memastikan Sleman Tempel Run mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Peserta yang mengikutipun harus sudah dua kali divaksin Covid-19. Tak hanya itu, peserta juga wajib menyertakan hasil negatif swab antigen.

Pihaknya juga tidak memperbolehkan peserta dari luar negeri untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Baca juga: Bus Trans Jogja Terperosok di Galian Jalan Kaliurang Sleman, Penumpang Dialihkan

"Untuk perizinan kami sudah lengkap. Tidak hanya dari Gugus Tugas Kabupaten atau Provinsi, tetapi juga Mabes Polri dan BNPB. Karena memang untuk acara berskala nasional harus dari Mabes Polri," ujarnya. 

Dengan adanya Sleman Temple Run, sport tourism di Kabupaten Sleman bisa bangkit.

Ia juga berharap kunjungan wisatawan ke Sleman juga semakin tinggi, apalagi menjelang akhir tahun.

Diharapkan juga menjadi kegiatan percontohan yang melaksanakan protkol kesehatan. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved