Breaking News:

Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Sisir Kalangan Pedagang dan Pekerja, Binda DIY Gelar Vaksinasi Massal di Pasar Beringharjo

Binda DI Yogyakarta menggulirkan vaksinasi Covid-19 secara massal di dua titik sekaligus, di kawasan Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Seorang pekerja di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, tengah mendapat suntikan vaksin Covid-19, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) DI Yogyakarta menggulirkan vaksinasi Covid-19 secara massal di dua titik sekaligus, di kawasan Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, pada Kamis (25/11/2021) pagi. 

Koordinator Vaksinasi Covid-19 Binda DIY, AKBP Sugiyono, mengatakan, melalui agenda itu, pihaknya hendak menyisir para pedagang, atau pekerja di kawasan Malioboro, yang hingga kini belum mendapat akses vaksin

"Kami melakukan penyisiran kembali, agar tidak ada yang luput dari vaksinasi. Sehingga, pada akhir tahun, capaian DIY benar-benar bisa 100 persen," cetusnya. 

Ia berujar, di seputaran Malioboro, atau Pasar Beringharjo khususnya, masih banyak warga yang belum tervaksinasi.

Baca juga: Permudah Masyarakat Kulon Progo Ikut Vaksin, BIN Kembali Gelar Vaksinasi Door to Door

Menurutnya, pedagang terkendala akses menuju sentra vaksinasi yang sudah disediakan pemerintah daerah,  lantaran enggan meninggalkan lapaknya. 

"Sehingga, ini kami hadirkan vaksinnya di tempat mereka bekerja, entah pedagang pasar, karyawan pertokoan di Malioboro, atau tukang becak," jelasnya. 

"Sudah disosialisasikan juga sama pengelola pasar, lewat paguyuban pedagang, supaya warga pasar yang belum tervaksin bisa ikut di sini," lanjut Sugiyono. 

Menurutnya, sekitar 400 dosis vaksin jenis sinovac yang dialokasikan Binda DIY dalam kesempatan tersebut, tidak hanya diperuntukkan bagi warga Yogyakarta saja.

Baca juga: Kejar Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19, Binda DIY Harap Masyarakat Tak Perlu Pilih-pilih Vaksin

Selama punya KTP, siapapun itu, siap dilayaninya. 

"Mau dosis pertama, atau kedua, semua kita layani. Tidak sebatas warga Yogyakarta, ya, karena sasaran kita semua orang yang beraktivitas di sini," katanya. 

Sementara itu, seorang pengemudi becak yang sehari-hari mangkal di sekitaran Pasar Beringharjo, Ade, menyambut baik kegiatan ini.

Apalagi, pria 54 tahun tersebut sempat gagal tervaksin karena faktor kesehatan. 

"Ini baru yang pertama, kemarin itu sempat nggak bisa divaksin, karena punya asma. Makanya, bersyukur banget bisa difasilitasi di sini," terangnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved