Breaking News:

Adab Bersin dan Menguap Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Perkara bersin dan menguap memiliki adab tersendiri dalam Islam. Apa saja adab yang perlu diperhatikan?

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Youtube (Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin)
Adab Bersin dan Menguap dalam Islam 

5.    Apabila orang bersin lebih dari 3 kali, maka tidak perlu dijawab dengan yarhamukallah.

Rasulullah SAW bersabda,

إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيُشَمِّتْهُ جَلِيْسُهُ، وَإِنْ زَادَ عَلَى ثَلاَثٍ فَهُوَ مَزْكُوْمٌ وَلاَ تُشَمِّتْ بَعْدَ ثَلاَثِ مَرَّاتٍ

Artinya: “Apabila salah seorang di antara kalian bersin, maka bagi yang duduk di dekatnya (setelah mendengarkan ucapan alhamdulillaah) menjawabnya dengan ucapan yarhamukallah, apabila dia bersin lebih dari tiga kali berarti ia sedang terkena flu dan jangan engkau beri jawaban yarhamukallah setelah tiga kali bersin.” (HR. Abu Dawud).

Baca juga: Adab Ketika Bertemu, Berkunjung, dan Menjumpai Sesama Muslim

Adab Menguap dalam Islam

Ilustrasi
Ilustrasi (marieclaire.co.uk)

Menahan agar mulut tidak terbuka

Rasulullah SAW bersabda,

التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنَ الشَّيْطَانِ فَإِذَا تَثَاءَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ

“Kuapan (menguap) itu datangnya dari syaitan. Jika salah seorang di antara kalian ada yang menguap, maka hendaklah ia menahan semampunya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Jika tidak dapat menahan, maka tutuplah mulut dengan mulut. Rasulullah SAW bersabda,

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved