Sampah Sungai di Kota Yogyakarta Capai Dua Ton
Sampah sungai di Kota Yogyakarta masih banyak dijumpai. Bahkan sampah sungai bisa mencapai dua ton.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sampah sungai di Kota Yogyakarta masih banyak dijumpai. Bahkan sampah sungai bisa mencapai dua ton.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto mengatakan ada 40 petugas yang menjadi anggota satgas kebersihan sungai.
Petugas tersebut bertanggungjawab mengawasi empat sungai, yaitu Gajah Wong, Code, Winongo, dan Manunggal.
Baca juga: Polres Bantul Memburu Pelaku Tawuran antar Geng, 3 Orang Ditetapkan jadi DPO
"Ada 40 orang tenaga kami, paling tidak mengawasi empat sungai. Pengaturan kegiatan yang serentak, fleksibel, melihat kondisi sungai," katanya, Rabu (10/11/2021).
"Kegiatan bergiliran di empat sungai. Setiap gerakan bersama rata-rata kami dapat satu truk, sekitar dua ton," sambungnya.
Ia menyebut botol minuman plastik dan plastik masih mendominasi sampah sungai. Pohon tumbang juga bisa berpotensi menjadi sampah.
Menurut dia, sampah di sungai bukan berarti warga Kota Yogyakarta membuang sampah.
Bisa saja orang lain yang membuang sampah di hulu.
Baca juga: Sebanyak 9 Siswa di SMA Kulon Progo Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Sungai, terang dia merupakan wewenang Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO).
Namun sungai DIY juga melintasi pusat Kota Yogyakarta, sehingga Pemerintah Kota Yogyakarta membentuk satgas kebersihan sungai.
"Persoalan mengenai itu adalah persoalan kita semua," terangnya.
Ia mengimbau agar masyarakat bijaksana dalam mengelola sampah. Sugeng juga meminta agar masyarakat tidak membuang sampah sembarang, termasuk di sungai. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/selama-pandemi-virus-corona-sampah-plastik-di-thailand-melonjak-62-persen.jpg)