Berita DI Yogyakarta Hari Ini

DPW Permata Ummat DIY Resmi Dilantik, Siap Jadi Motor Pemenangan Partai

Rata-rata pengurus, dan anggota Permata Ummat adalah eks personel organisasi sayap perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) yang pilih hengkang. 

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Para personel Permata Ummat DIY seusai pelantikan di Kantor DPW Partai Ummat DIY, Kota Yogyakarta, Sabtu (6/11/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Partai Ummat resmi mewadahi aspirasi kalangan perempuan, lewat pembentukan organisasi sayap Permata Ummat.

Untuk kepengurusan di Yogyakarta, telah dideklarasikan pada Sabtu (6/11/2021) lalu. 

Ketua Umum DPP Permata Ummat, Euis Ferty Fatayati pun mengakui, rata-rata pengurus, dan anggota yang merapat adalah eks personel organisasi sayap perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) yang pilih hengkang. 

"Terus, emak-emak militan waktu kampanye Pilpres yang kemarin (dukung Prabowo-Sandi) juga banyak sekali itu bergabung ke sini," cetus Euis, seusai pelantikan DPW Permata Ummat DIY, Sabtu (6/11/2021) siang. 

Baca juga: Resmi Menjadi Partai Politik, Partai Ummat Ingin Wujudkan Persatuan Bangsa Indonesia

Euis menegaskan, keberadaan Permata Ummat ini, tidak sekadar pemanis kancah perpolitikan semata.

Pasalnya, ia telah mendapat mandat dari Amien Rais, pendiri Partai Ummat, agar terlibat dalam pemenangan. 

"Minimal 25 persen dari total suara Partai Ummat berasal dari perempuan. Jadi, kalau kita dapat 10 juta suara, ya setidaknya perempuan itu menyumbang 2,5 jutanya. Targetnya untuk (Pemilu) 2024," katanya. 

"Alhamdulillah, sekarang Permata Ummat telah terbentuk kepengurusannya di 23 provinsi dalam waktu kurang dari sebulan, ya, karena kita itu kan baru dideklarasikan 18 Oktober 2021," lanjut Euis Ferty Fatayati. 

Ketua DPW Permata Ummat DIY, Siti Muslihatun berujar, organisasinya siap menjadi garda terdepan dalam langkah pemenangan Partai Ummat.

Baca juga: Partai Ummat Soroti Pencabutan Raperda BPRS dari Propemperda DPRD Kota Yogyakarta

Terlebih, ia punya sederet pengalaman berharga di bidang tersebut. 

"Saya dulu kan juga memimpin sayap partai sebelumnya, tetapi mengundurkan diri ya, sebelum masa jabatan selesai, karena merasa punya wadah baru yang lebih cocok lah, istilahnya, bersama Pak Amien," ucapnya. 

Dengan keberadaan Permata Ummat, ia berharap, kaum perempuan yang merasa memiliki kesamaan visi dan misi, bisa menyalurkan aspirasi perpoltikannya. 

"Biasanya kan ada yang canggung untuk masuk struktur kepengurusan partai. Padahal, konstituen perempuan itu banyak sekali. Permata Ummat sudah didaftarkan juga, sebagai perkumpulan," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved