Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Hani Santana Gelar Pameran Tunggal "Segara"

Hani Santana menempuh aliran ekspresionisme yang belajar menuangkan cerita melalui kuas pada kertas, secara otodidak.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Hani Santana Gelar Pameran Tunggal "Segara" 

TRIBUNJOGJA.COM - Sempat menggeluti dunia seni musik, kini Hani Santana beralih menjadi seorang pelukis.

Hani Santana menempuh aliran ekspresionisme yang belajar menuangkan cerita melalui kuas pada kertas, secara otodidak.

Setelah sekian lama menggeluti seni musik, Hani Santana tetap merasa bahwa masih ada yang kurang dalam pemaknaan nilai hidup, hingga akhirnya tidak sengaja bersentuhan dengan dunia lukis yang dikenalkan oleh perupa senior Klowor Waldiyono kepadanya.

Motivasi memperjuangkan dan mengenalkan karyanya yang beraliran ekspresionisme kepada masyarakat adalah segelintir hal yang mendorong pelukis wanita ini berani mengadakan pameran tunggal.

Baca juga: Gusmen Heriadi Seniman asal Minang Gelar Pameran Tunggal 25 Tahun Berkarya di Yogyakarta

Segara

SEGARA yang berarti lautan, merupakan tema yang diangkat sebagai pameran tunggal perdana perupa wanita beraliran ekspresionis ini, adalah representasi di mana Hani Santana dilahirkan dan dibesarkan.

“Salah satu hal mengapa mengangkat tema ini karena lautan menaungi sebagian besar proses kehidupan saya di daerah Cilacap, Jawa Tengah. Selain itu, tentunya saya menginginkan untuk mengajak publik memahami konsepsi tentang kelautan itu sendiri di mana lautan sangat memberikan kemanfaatan untuk kita semua, agar kita selalu menjaga dan tetap lestari. Selain itu, SEGARA juga merupakan “segala rasa” yang bermakna bahwa segala rasa yang ada didalam diri Hani Santana itu tertuang dalam lukisan – lukisan yang dipamerkan“, ujar Hani Santana menutup perbincangan singkat di sela-sela persiapan pameran di Museum Affandi.

Pameran tunggal lukisan SEGARA /se.ga.ra/ berlangsung dari tanggal 5 November hingga 12 November 2021 bertempat di Museum Affandi Yogyakarta, Jalan Laksda Adisucipto 167, Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Pameran yang dibuka oleh Benny Santosa Halim sebagai seorang pencinta seni ini dibuka untuk umum dengan kunjungan terbatas. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved