Breaking News:

Kabar Terkini Trase Tol Yogyakarta-Solo di Klaten, Segini UGR yang Diajukan

Proses pembebasan bidang tanah terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Iwan Al Khasni
sumber: skyscrapercity.com
Rencana pembangunan tol Yogyakarta Solo Semarang 

Tribunjogja.com Klaten -- Proses pembebasan bidang tanah terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terus dikebut.

Seorang perangkat Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah saat menunjukan patok tol Yogyakarta-Solo yang melintasi desa itu, Senin (11/10/2021).
Seorang perangkat Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah saat menunjukan patok tol Yogyakarta-Solo yang melintasi desa itu, Senin (11/10/2021). (TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan)

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Klaten mengajukan pencairan kepada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di Jakarta untuk sebanyak 1.214 bidang tanah.

Adapun uang ganti kerugian (UGR) tanah terdampak tol, bagi 1.214 bidang tanah itu senilai Rp 1 triliun lebih.

"Untuk yang sudah kami validasi dan ajukan ke LMAN serta dimintakan pembayarannya sejumlah 1.214 bidang, uangnya senilai Rp 1,196,793,969,26," ujar Kepala Seksi (Kasi) Pertanahan Klaten, Sulistiyono saat TribunJogja.com temui di Setda Klaten, Kamis (4/11/2021).

Menurutnya, tanah 1.214 bidang yang sudah diajukan ini tersebar di 17 desa dari 5 kecamatan yang ada di sisi timur Kabupaten Bersinar.

Kemudian, dari 1.214 bidang tanah yang diajukan itu, sebanyak 1.025 bidang tanah milik warga sudah dibayarkan UGR-nya dengan nilai UGR mencapai Rp 844 miliar.

Baca juga: Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo, Instalasi Balok Jembatan Dimulai

"Yang sudah dilakukan pencairan itu sebanyak 1.025 bidang dengan nilai Rp 844 miliar," ungkapnya.

Ia mengatakan, jika 1.025 bidang tanah tersebut tersebar di 15 desa dari 4 kecamatan.

"Uang sebanyak Rp 844 miliar itu sudah diterima oleh warga di 15 desa yang terkena jalan tol. Untuk yang terbaru, kita baru masuk ke kecamatan Ngawen," katanya.

Diakui Sulistiyono, untuk tahun 2021 ini, semua bidang tanah yang sudah diajukan ke LMAN diharapkan segera dibayarkan UGR-nya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved