Inilah Perkara - Perkara yang Mengharuskan Anda Mandi Wajib dalam Islam
Perkara tersebut membuat seseorang wajib mandi, yang diperuntukkan baik itu bagi laki - laki maupun perempuan, atau khusus perempuan
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
2. Niat mandi wajib haid
Bagi wanita mengalami haid tiap bulan merupakan sesuatu yang wajar. Namun setelah itu maka tentunya harus mandi wajib atau hadats besar dengan doa mandi setelah haid.
Niat mandi wajib setelah haid sebagai berikut.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul Ghusla Liraf'il Hadatsil Akbari Minal Haidi Fardhan Lillahi Ta’aala
Saya niat mandi junub untuk menghilangkan hadats besar haid karena Allah Ta’ala.
3. Niat doa mandi wajib nifas
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ النِّفَاسِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul Ghusla Liraf'il Hadatsil Akbari Minannifasi Fardhan Lillahi Ta’aala
Saya niat mandi junub untuk menghilangkan hadats besar nifas karena Allah Ta’ala.
4. Niat mandi wajib setelah melahirkan (wiladah)
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْوِلَادَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul Ghusla Liraf'il Hadatsil Akbari Minal Wiladahti Fardhan Lillahi Ta’aala
Saya niat mandi junub untuk menghilangkan hadats besar melahirkan karena Allah Ta’ala.
2. Menghilangkan najis pada badan
3. Mengalirkan air ke seluruh rambut dan kulit badan
Sunnah Sunnah Mandi Ada 5 yakni:
1. Membaca Basmallah
2. Wudhu sebelum mandi besar
3. Mengusap / menggosok gosok pada anggota badan.
4. Bersegera
5. Mendahulukan anggota badan yang kanan dari yang kiri
Keadaan yang disunnahkan mandi besar yakni:
1. Mandi untuk sholat Jum'at
2. Mandi untuk sholat dua hari raya
3. Mandi untuk sholat istisqo' (sholat memohon hujan)
4. Mandi untuk sholat gerhana bulan
5. Mandi untuk sholat gerhana matahari
6. Mandi setelah memandikan mayit
7. Mandinya orang kafir apabila masuk islam
8. Mandinya orang gila dan ayan (epilepsi) apabila sembuh dari sakitnya
9. Mandi saat akan ihram
10. Mandi akan masuk kota Makkah
11. Mandi untuk Wukuf di padang Arafah
12. Mabit (menginap) di Muzdalifah
13. Melempar Jumroh yang tiga
14. Sa'i
15. dan untuk thowaf
Terjemahan Fikih Imam Syafii . MG - Ahmad Muhaimin Nurrudin
Wallahu a'lam bishawab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/air.jpg)