Breaking News:

PSIM Yogyakarta

Gabung Badak Lampung, Eks PSIM Yogyakarta Usung Misi Khusus

Pesepak bola asal Makassar ini diperkenalkan secara resmi melalui media sosial tim, Minggu (31/10/2021), bersama dengan rektutan lainnya, Dicki Agung.

istimewa
Gelandang PSIM Yogyakarta, Raymond Tauntu mencoba merebut bola dari pemain Persipura Jayapura pada uji tanding di Stadion Gemilang, Magelang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM- Enam musim berseragam PSIM Yogyakarta, Raymond Ivantonius Tauntu bakal menjalani petualangan baru usai resmi bergabung ke Badak Lampung di bursa transfer Liga 2 2021/22.

Pesepak bola asal Makassar ini diperkenalkan secara resmi melalui media sosial tim, Minggu (31/10/2021), bersama dengan rektutan lainnya yakni penjaga gawang muda, Dicki Agung.

"Puji Tuhan, bisa kembali bermain musim ini. Setidaknya bisa membawa Badak Lampung terhindar dari degradasi," ujar Raymond kepada Tribun Jogja, Senin (1/11/2021).

Ya, bergabung ke Badak Lampung, Raymond memang mengusung misi khusus yakni menyemalatkan timnya yang sementara berada di zona degradasi, tepatnya juru kunci Grup B Liga 2 2021/22, baru mengumpulkan 3 poin, dari 5 pertandingan yang sudah dilakoni.

Buntut jebloknya performa Badak Lampung sepanjang putaran pertama, manajemen memutuskan menunjuk pelatih kawakan, Rudi Keltjes, untuk menggantikan Budiarjo Thalib.

Semenjak terakhir kali membela PSIM Yogyakarta pada musim 2020, Raymond memang memutuskan untuk tidak bergabung dengan tim manapun di awal kompetisi Liga 2 2021/22.

Padahal, beberapa klub sempat menjalin komunikasi dengannya, di antaranya Persijap Jepara dan Badak Lampung.

"Sebelumnya memang sempat ada komunikasi, namun mungkin dari pelatihnya belum, mungkin karena ada pemain lain. Menjelang akhir putaran pertama, kembali ada komunikasi dengan Badak Lampung dan kemudian tercapai titik temu," ujarnya.

Disinggung soal persaingan di Grup B, Raymond mengakui beberapa tim memang jadi ungggulan. 

"Tentu saja Dewa United, karena sejauh ini mereka juga belum pernah kalah. Kemudian mungkin Rans FC, yang diperkuat materi pemain berkualitas serta didukung finansial yang bagus. Tegal (Persekat) juga cukup membuat kejutan musim ini, ya semoga Badak Lampung bisa ambil poin penuh," kata Raymond.

"Di posisi sekarang peluang untuk lolos mungkin cukup berat, realistis saja. Sebab itu, harapnnya semoga bisa memberikan kontribusi, setidaknya Badak Lampung tidak terdegradasi," tambahnya.

Adapun Badak Lampung, akan kembali berjuang lolos dari jerat degradasi saat menghadapi Persekat Tegal pada lanjutan Grup B, Senin (1/11/2021) sore ini.

Namun, Raymond masih belum dapat tampil, lantraran ia masih harus menjalani hukuman larangan bermain dari Komdis PSSI, buntut pelanggaran yang ia lakukan pada Derby Mataram saat memperkuat PSIM kontra Persis Solo di Mandala Krida, 2019 lalu. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved