Breaking News:

Berita Kota Yogya Hari Ini

Ada Peringatan Denda Rp 2 Juta Saat Pacaran di Taman Gajah Wong, Seperti Ini Suasana Tamannya

Dilarang pacaran (berduaan) dan vandalisme di Taman Gajah Wong akan didenda Rp2.000.000.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Suasana di Gajah Wong Educational Park, sesaat setelah diguyur hujan, Minggu (31/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebuah taman bernama Gajah Wong Educational Park, di Jalan Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta dipasangi papan peringatan yang melarang adanya aktivitas pacaran atau berduaan sesama lawan jenis, serta aksi vandalisme di area taman tersebut.

Papan tersebut terpampang di depan halaman parkir taman dengan tulisan peringatan sebagai berikut.

Dilarang pacaran (berduaan) dan vandalisme akan didenda Rp2.000.000.

Melaporkan diberi hadiah 50 persen dari denda.

Baca juga: Viral Larangan Pacaran dan Denda Rp 2 Juta di Gajah Wong Edupark, Pemkot Yogyakarta: Inisiatif Warga

Seorang warga sekitar Taman Gajah Wong, Suwarni mengatakan, papan peringatan itu dipasang sudah lama.

Berdasarkan penuturan Suwarni, pemasangan papan itu atas persetujuan warga Gambiran.

Alasan pemasangan papan larangan berpacaran dan vandalisme itu dikarenakan sekitar lima bulan taman tersebut diresmikan, banyak kalangan remaja berduaan dan berbuat onar di taman tersebut.

"Dulu lima bulan setelah dibangun itu banyak yang pacaran, makanya dikasih papan peringatan itu. Sekarang udah gak ada lagi," katanya.

Perempuan paruh baya itu menjelaskan, taman Gajah Wong sudah dibangun sekitar 10 tahun yang lalu.

Kini pemanfaatannya, selain untuk kawasan ruang terbuka hijau (RTH) masyarakat sekitar memanfaatkannya sebagai taman edukasi yang ramah untuk siapapun, sebab disana tersedia pula fasilitas bagi kalangan disabilitas.

Baca juga: Komentar Pemkot Jogja, Ada Papan Larangan Pacaran dan Vandalisme Didenda Rp2 juta

"Memang untuk edukasi. Makanya tidak boleh ada vandalisme, sama nongkrong rokok-rokok juga gak boleh," ungkapnya.

Sejak papan peringatan itu dipasang, menurut sepengetahuan Suwarni belum ada sepasang muda-mudi yang terjaring berduan di taman tersebut, termasuk aksi vandalisme.

Pantauan Tribunjogja.com di lokasi, memang suasana asri masih terasa di taman tersebut.

Terdapat fasilitas arena bermain untuk anak, serta miniatur kolam yang mengisahkan legenda sungai Gajah Wong.

"Alhamdulillah sejak papan itu dipasang memang tidak ada lagi yang berduaan di taman. Kalaupun ada mereka langsung kabur begitu tahu ada papan itu, tiap malam pak RT sini juga keliling di taman," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved