Kasus TB di DIY Hampir 7000, Kadinkes : Kesadaran Warga Periksa Kesehatan Meningkat

Di Yogyakarta, ribuan orang memeriksakan diri ke layanan kesehatan sepanjang 2024, jumlah temuan kasus TB mendekati 7.000. 

Tayang:
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Batuk yang tak kunjung reda lebih dari dua minggu bisa menjadi tanda tuberkulosis (TB). 


Di Yogyakarta, ribuan orang memeriksakan diri ke layanan kesehatan sepanjang 2024, jumlah temuan kasus TB mendekati 7.000. 


Lonjakan ini justru dianggap sebagai sinyal meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit menular tersebut.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembajun Setyaningastutie, mengatakan, Indonesia saat ini berada di peringkat dua dunia dengan kasus TB terbanyak. 


“Kasus TB di Indonesia adalah terbanyak kedua se dunia,” ujarnya.


Meski jumlah kasus di DIY tergolong tinggi, provinsi ini bukan yang terbanyak di Indonesia. 


“DIY itu sebenarnya di tengah-tengah, karena provinsi kecil dan jumlah penduduknya tidak sebanyak Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur. Itu yang banyak di sana, karena jumlah penduduknya sih,” kata Pembajun.


Data Dinkes DIY menunjukkan, pada 2023 ada 6.915 kasus TB yang terdeteksi. 


Tahun 2024, jumlahnya bertambah hampir mencapai 7.000 kasus. 


Menurut Pembajun, temuan yang semakin banyak menandakan masyarakat lebih waspada. 


“Banyaknya kasus TB yang ditemukan di DIY justru mengindikasikan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri yang semakin tinggi. Dengan begitu, angka penularan bisa ditekan,” ujarnya.


Pembajun menyebut faktor lingkungan dan perilaku masih memengaruhi tingginya kasus di DIY. 


Permukiman kumuh dan kebiasaan merokok disebut sebagai dua faktor yang tidak bisa diabaikan.


Ia menekankan pentingnya mengenali gejala sejak dini. 


“Gejalanya batuk lebih dari 2 minggu, penurunan berat badan, demam tanpa penyebab yang jelas, itu ditengarai sebagai suspek,” ucapnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved