Breaking News:

Kisah Inspiratif

Emak-Emak di Glodogan Klaten Bikin Olahan Jamur Tiram Beromzet Puluhan Juta

Usaha membuat makanan berbahan jamur tiram sudah dirintis sejak Desember 2018 lalu dan kini berhasil mendatangkan omzet Rp 20 juta per bulan.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah emak-emak di Dukuh Padangan, Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah saat mengemas jamur krispi di Omah Jamur desa setempat, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Usaha konveksi yang telah ditekuni oleh Winarni (39) dan para tetangganya sejak beberapa tahun belakangan kolaps dihantam pandemi Covid-19.

Tak mau menyerah dengan keadaan, Winarni dan sejumlah emak-emak yang berada di Dukuh Padangan, Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memutar otak untuk membuat usaha baru.

Pilihan kemudian jatuh untuk membuat makanan olahan dari Jamur Tiram yang banyak dibudidayakan oleh warga sekitar. 

Usaha itu kemudian berhasil mendatangkan omzet Rp 20 juta per bulan.

Winarni bercerita, pada awalnya usaha membuat makanan berbahan Jamur Tiram itu sudah dirintis sejak Desember 2018 lalu.

Baca juga: KREATIF, Tujuh Seniman Muda Klaten Ubah 1,5 Ton Barang Rongsokan Jadi Karya Instalasi

Namun saat itu dirinya dan para tetangganya yang tergabung dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Cempaka itu belum terlalu serius menggarap produk olahan jamur tersebut.

"Hal itu karena penghasilan utama masih dari usaha konveksi jadi pada awal-awal masih belum serius.

Saat pandemi awal 2020 dan usaha konveksi terdampak, kami baru mulai serius hingga sekarang," ujarnya saat berbincang dengan Tribunjogja.com di Omah Jamur desa tersebut, Rabu (27/10/2021) sore.

Produk olahan jamur tiram itu, lanjut Winarni ia buat menjadi tiga turunan, mulai dari jamur tiram krispi, jamur tiram segar hingga rambak jamur tiram.

"Namun yang paling laris itu jamur tiram krispi yang kita buat lagi menjadi beberapa varian rasa," urai Winarni yang menjabat pemimpin produksi produk olahan Jamur Tiram itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved