Suzuki Smash 'Lowrider', Kustom Ekonomis Ala Madesu 88
Mengubah tampilan motor yang sedianya sudah 'uzur', belakangan jadi hobi penggila motor Indonesia. Ada kepuasan tersendiri menunggangi motor yang
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Mengubah tampilan motor yang sedianya sudah 'uzur', belakangan jadi hobi penggila motor Indonesia. Ada kepuasan tersendiri menunggangi motor yang terlihat unik dan berbeda saat mengaspal. Coba tengok saja garapan bengkel kustom Mardha Desain Solution (Madesu) 88.
Bengkel kustom rumahan yang terletak di Jalan Tamansiswa, Kota Yogyakarta ini menawarkan motor kustom dengan biaya yang ekonomis. Satu di antaranya yakni Suzuki Smash lawas yang diubah tampilannya ala sepeda lowrider.
Tampilan Lowrider Suzuki Smash tersebut memang jauh berbeda dari basic motor aslinya. Semua bagian body plastik ia lepas, sehingga yang tampak tinggal bagian rangka dan mesin.
Baca juga: Kolaborasi dengan Sinden Elisha Orcarus Alloso, DKD Band Rilis Single MegatRuh
Madesu 88 yang memang sejak awal mengusung kustom low budget ini masih memanfaatkan beberapa part dari motor aslinya seperti bagian shock depan dan belakang, rangka motor, mesin, velg dan ban, serta knalpot.
Bagian frame atau rangka ia buat layaknya sepeda lowrider yang mulai dikenal di Indonesia sekira tahun 1970-an, dengan penambahan frame melengkung.
Tampilan depan khas sepeda lowrider juga bisa dilihat dari bagian lampu depan double berbentuk bulat mungil, yang dilengkapi teralis.
Apabila sepeda low rider biasanya menggunakan girder fork di bagian suspensi depan, namun di motor ini dimodifikasi menggunakan per shock bekas, sekadar tambahan elemen estetis.
"Motor Suzuki Smash 'Lowrider' ini mesin, rangka, shock depan dan belakang, serta knalpot masih menggunakan asli bawaan motor," jelas Ardian Mardha Tama (33), kustom builder Madesu 88.
Bagian stang pada Suzuki Smash 'Lowrider' ini menggunakan 'z bar stang', sehingga tampilannya lebih garang, dengan menyematkan tambahan speedometer berbentuk bulat kecil.
"Kalau bisa low budget, tapi tampilan tetap nggak kalah," tambahnya.
Ubahan signifikan lainnya dari motor ini ialah bentuk joknya yang dibuat menjadi single seater, sementara tangki bahan bakar dibuat lebih ringkas dan diletakkan dibagian belakang jok yang mampu menampung hingga 2 liter.
Pelajari Otomotif Autodidak
Pria lulusan desain grafis SMSR Yogyakarta ini menjelaskan, sejak awal merintis karier di dunia otomotif sekira 3 tahun lalu, konsep motor kustom garapannya memang tak berpatokan pada aliran kustom motor pada umumnya, melainkan justru bermula dari kustom motor ala sepeda.
"Terjun di dunia otomotif ini mulanya memang iseng, sebatas autodidak. Saya pertama kali bikin motor kustom itu dengan tampilan ala sepeda BMX, tiga tahun lalu bermodal motor basic Honda Revo," terang Mardha.
"Motor itu merupakan milik almarhum bapak saya, nganggur dan tidak terpakai sekira 5 tahunan. Iseng saya kemudian hidupkan kembali, saya kustom, ya cuma buat jalan-jalan sore saja," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/suzuki-smash-lowrider-garapan-bengkel-kustom-madesu-88.jpg)