Breaking News:

Suzuki Smash 'Lowrider', Kustom Ekonomis Ala Madesu 88

Mengubah tampilan motor yang sedianya sudah 'uzur', belakangan jadi hobi penggila motor Indonesia. Ada kepuasan tersendiri menunggangi motor yang

TRIBUNJOGJA.COM/ Hanif Suryo
Suzuki Smash 'Lowrider' garapan bengkel kustom Madesu 88 

 Ubahan signifikan lainnya dari motor ini ialah bentuk joknya yang dibuat menjadi single seater, sementara tangki bahan bakar dibuat lebih ringkas dan diletakkan dibagian belakang jok yang mampu menampung hingga 2 liter.

Pelajari Otomotif Autodidak

Pria lulusan desain grafis SMSR Yogyakarta ini menjelaskan, sejak awal merintis karier di dunia otomotif sekira 3 tahun lalu, konsep motor kustom garapannya memang tak berpatokan pada aliran kustom motor pada umumnya, melainkan justru bermula dari kustom motor ala sepeda.

"Terjun di dunia otomotif ini mulanya memang iseng, sebatas autodidak. Saya pertama kali bikin motor kustom itu dengan tampilan ala sepeda BMX, tiga tahun lalu bermodal motor basic Honda Revo," terang Mardha.

"Motor itu merupakan milik almarhum bapak saya, nganggur dan tidak terpakai sekira 5 tahunan. Iseng saya kemudian hidupkan kembali, saya kustom, ya cuma buat jalan-jalan sore saja," tambahnya.

Setelah BMX bermesin Honda Revo rampung ia garap, ada sebuah pengalaman unik yang ia alami.

"Bahkan ada pengalaman unik, ketika suatu hari saya dikejar polisi, saya pikir akan ditangkap. Ternyata bapak polisi tersebut menanyakan perihal dimana motor kustom ala BMX tersebut dibuat, kemudian meminta nomor hp saya," kata Mardha.

Baca juga: Hikmah Pandemi Covid-19, Ria Kini Produksi Tas Premium yang Tembus Pasar Ekspor

Benar saja, motor garapan Mardha membuat banyak orang kepincut saat itu. Lantas, motor tersebut dipinang seorang temannya yang benar-bener ngebet untuk memilikinya.

"Akhirnya motor tersebut saya lepas. Kemudian saya buat lagi, dibeli orang lagi, dengan konsep yang sama tapi bahan motor yang berbeda," ujar pria yang sebelumnya juga menekuni bisnis kuliner tersebut.

"Saya sendiri terkadang ketika membuat sebuah desain, saya tidak ngerti namanya. Akhirnya setelah motornya jadi, ada yang bilang mirip Lambretino maupun yang lainnya, dan setelah saya googling ternyata benar bentuknya memang seperti itu," lanjutnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved