Breaking News:

Temukan Fosil Mengandung DNA, Ilmuwan China Bakal Kloning Dinosaurus?

Para ilmuwan China percaya fosil mengandung DNA dinosaurus tersebut adalah penemuan pertama yang punya kode genetik prasejarah.

Penulis: Sigit Widya | Editor: Sigit Widya
Sketchfab
Caudipteryx. 

TRIBUNJOGJA.COM, CHINA - Dinosaurus bisa jadi akan hidup kembali setelah para ilmuwan China menemukan fosil mengandung DNA.

Para ilmuwan China percaya fosil mengandung DNA dinosaurus tersebut adalah penemuan pertama yang punya kode genetik prasejarah.

Jika para ahli dapat mengekstrak informasi penemuan itu, ada prospek untuk kloning dinosaurus, seperti di film "Jurassic Park" keluaran 1993.

Fosil mengandung DNA yang ditemukan oleh para ilmuwan berupa sepotong tulang rawan dari paha Caudipteryx seukuran burung merak. 

Seperti dikutip Tribunjogja.com dari New York Post, Kamis (21/10/2021), fosil tersebut secara alami terawetkan sempurna di dalam abu vulkanik.

Baca juga: Mengintip Animatronik Dinosaurus Karya Anak Muda Asal Banguntapan Bantul

Sekadar informasi, Caudipteryx menjelajahi bumi 125 juta tahun lalu dengan bentuk menyerupai Velociraptor nan menakutkan di "Jurassic Park".

Fosil tulang Caudipteryx ditemukan di China utara oleh tim ilmuwan dari Akademi Ilmu Pengetahuan China dalam kondisi mendekati sempurna.

Sel-sel dimineralisasi oleh proses yang disebut silisifikasi dan para ahli telah menyimpulkannya sehat dan beberapa lain dalam kondisi sakit ketika mati.

Para ilmuwan mengemukakan bahwa sel-sel yang membatu tidak dapat dianggap sebagai “batuan” karena mengandung sisa-sisa molekul organik.

"Kami jelas tertarik kepada inti sel yang membatu karena merupakan tempat sebagian besar DNA," terang Profesor Alida Bailleul, seorang ilmuwan.

Baca juga: CERITA Sebenarnya Video Viral Dinosaurus Diangkut Truk di Jawa Timur

“Kami punyai data awal bagus dan menarik meski perlu mencari tahu apa molekul organik itu. Kami berharap bisa merekonstruksi urutan DNA," ujarnya.

Saat ini, Profesor Alida Bailleul dan tim ilmuwan dari Akademi Ilmu Pengetahuan China terus melakukan penelitian untuk keperluan pengembangan.

Mampukah para ilmuwan mengekstrak informasi penemuan fosil mengandung DNA sehingga ada prospek untuk kloning dinosaurus? (Tribunjogja).

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved