PSIM Yogyakarta

Dapat Jam Bermain di Liga 2, Gelandang PSIM Yogyakarta Savio Sheva : Mimpi Menjadi Kenyataan

Dominico Savio Sheva melakoni debutnya di liga profesional bersama PSIM Yogyakarta yang berhadapan dengan Persis Solo, Selasa (12/10/2021) lalu.

Tayang:
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Dok PSIM
Dominico Savio Sheva (kiri), Sugeng Efendi (tengah), dan Ken Noveryan (kanan) merayakan gol kedua PSIM Yogyakarta pada laga kontra PSG Pati di Stadion Manahan, Solo, Selasa (19/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Dominico Savio Sheva Maresca Amavisca, pesepak bola muda Tanah Air yang baru saja melakoni debutnya di liga profesional bersama PSIM Yogyakarta dua pekan lalu, mampu menunjukkan kepiawaiannya mengolah bola.

Debut pertamanya itu kala PSIM Yogyakarta melakoni derby Mataram berhadapan dengan Persis Solo, Selasa (12/10/2021) lalu di Stadion Manahan Solo.

Pada pertandingan itu Sheva memulai debutnya dari bangku cadangan dan masuk pada babak kedua sekitar menit 70.

Satu pekan kemudian, Sheva diberi kepercayaan pelatihnya, Seto Nurdiyantoro turun sebagai starter saat melawan PSG Pati, Selasa (19/10/2021) kemarin.

Baca juga: Sugeng Efendi Berambisi Bawa PSIM Yogyakarta Lolos 8 Besar Usai Hadapi PSG Pati

Meski tak mencetak gol, Sheva dinilai menjadi pemain yang tampil menakjubkan dalam membantu timnya meraih kemenangan dua gol tanpa balas pada pertandingan yang digelar pada pekan keempat Liga 2 itu.

Sepanjang laga Sheva bermain cukup meyakinkan dengan operan-operannya yang terukur, hingga tembakan jarak jauhnya yang ciamik, bahkan ia sempat mencoba beberapa kali membuka peluang dan menembakan bola.

Dengan penampilan itu Sheva bahkan dinilai layak meraih Man of The Match pada pertandingan tersebut.

"Yang pertama pastinya saya bersyukur, karena saya bisa mendapat kepercayaan dari pelatih untuk melakukan debut pekan lalu, apalagi debut saya melawan Persis Solo yang notabene menjadi rival dari PSIM Yogyakarta. Pasti saya akan melakukan yang terbaik untuk PSIM Yogyakarta," tutur pemain kelahiran 23 April 2001 ini.

Bagi Sheva, bermain untuk PSIM merupakan mimpinya sejak kecil, lantaran tim yang bermarkas di Stadion Mandala Krida ini merupakan tim besar dari tanah kelahirannya.

Baca juga: Perkenalkan! Inilah Dominico Savio Sheva, Idola Baru PSIM Yogyakarta

Tentu saja ia mengaku jika penampilannya itu tak hanya ia persembahkan bagi dirinya sendiri, melainkan bagi orang-orang yang berada di sekitarnya, umumnya bagi masyarakat Yogyakarta.

"Saya diberi kepercayaan lebih oleh Coach Seto untuk bermain dari awal saat melawan Pati, tentu yang pertama adalah rasa bangga, karena membela tim kelahiran yang saya impikan dari kecil dapat terwujud, Namun tidak hanya bangga, saya juga berusaha menampilkan permainan terbaik untuk Keluarga dan masyarakat Yogyakarta. Dan Puji Tuhan saya dapat menampilkan permainan terbaik saya dan saya akan terus memperbaiki supaya dapat lebih baik lagi dan membantu PSIM Yogyakarta meraih kemenangan di laga-laga berikutnya," katanya.

Dengan usianya yang baru menginjak 20 tahun, pastinya bagi seorang pemain memiliki ambisi yang besar dalam meniti karirnya.

Sheva bercerita jika dirinya ingin lebih banyak lagi mendapat jam bermain supaya dapat menyerap lebih banyak pengalaman bertanding di atas lapangan.

"Saya juga ingin main lebih bagus dari laga kemarin dan bisa membantu PSIM Yogyakarta meraih kemenangan di laga laga berikutnya," kata Sheva.

Baca juga: Komentar Seto Nurdiyantoro Setelah PSIM Yogyakarta Raih Kemenangan Perdana di Liga 2 2021

Ia melanjutkan bercerita, pada waktu sebelum pertandingan, Seto Nurdiyantoro datang padanya dan mengatakan untuk bermain dengan percaya diri.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved