Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Timbul Klaster Baru di DIY, Pemkab Kulon Progo Antisipasi Melalui Pemberian Vaksinasi

Untuk mencegah klaster Covid-19 di Kulon Progo, cara yang bisa dilakukan dengan menggencarkan program vaksinasi.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Bupati Kulon Progo, Sutedjo (kiri) dan Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (15/10/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mendorong gugus tugas penanganan Covid-19 setempat untuk meningkatkan pengawasan pasca munculnya sejumlah klaster Covid-19 di Bantul dan Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan untuk mencegah klaster cara yang bisa dilakukan dengan menggencarkan program vaksinasi di wilayahnya. 

"Kita semua tidak ingin ada klaster baru sehingga antisipasinya dengan menggencarkan vaksinasi. Kita belum berhenti melayani meski capaian vaksinasi sudah cukup tinggi," kata Sutedjo, Jumat (15/10/2021). 

Baca juga: Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19 di Akhir 2021, Ini Langkah Dinkes Kulon Progo

Berdasarkan laporan harian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 77,8 persen (266.705 orang) dari 342.720 target sasaran dan dosis kedua 53,4 persen (182.908 orang). 

Namun demikian, ia mengakui saat ini sasaran yang mengikuti vaksinasi dosis kedua lebih banyak daripada dosis pertama. 

Sehingga di vaksinasi massal petugas lebih banyak melayani dosis kedua dikarenakan sebagian besar masyarakat di Kulon Progo sudah mendapatkan suntikan Covid-19 dosis pertama. 

Sutedjo juga mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat supaya jangan terlena sehingga abai terhadap protokol kesehatan (prokes) karena merasa aman dari paparan Covid-19. 

Baca juga: Pemkab Kulon Progo Dorong Vaksinasi Secara Door to Door

Padahal sebenarnya ancaman Covid-19 masih tetap ada. 

Sementara Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan gugus tugas memiliki by name masyarakat yang belum tervaksin. 

Data tersebut akan disampaikan ke setiap kalurahan hingga pedukuhan supaya mengedukasi warganya akan pentingnya vaksinasi. 

"Sekarang mereka menganggap aman tapi ke depannya belum tentu aman. Karena belum tahu ada varian virus baru yang muncul dan seumpama ada gelombang baru yang melanda. Sehingga diberikan vaksinasi agar antibodi tubuh lebih sehat," ucapnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved