Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Pendaftaran Haji di Kulon Progo Dibuka Sejak 7 September 2021, Ada 54 Calhaj Mendaftar 

Pendaftaran haji di Kabupaten Kulon Progo kembali dibuka sejak 7 September 2021.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pendaftaran haji di Kabupaten Kulon Progo kembali dibuka sejak 7 September 2021.

Hingga Kamis (14/10/2021) ini, total ada 54 calon haji (calhaj) yang mulai mendaftarkan diri. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kulon Progo, Wahib Jamil menyebut pendaftaran calhaj terjadi pasca penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. 

Berdasarkan data dari Kemenag Kulon Progo, pada September 2021 ada 32 calhaj dan 22 calhaj yang mendaftar per 14 Oktober 2021. 

Baca juga: Lika-liku Biro Perjalanan Haji Freshnel di Masa Pandemi, Tetap Produktif Demi Kantongi Izin PIHK 

"Namun untuk keberangkatan haji kami masih menunggu keputusan pemerintah. Kita tetap siaga dengan keputusan apapun, teriring doa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir," ucapnya, Kamis (14/10/2021). 

Dengan demikian, pihaknya juga belum bisa memberikan kepastian berapa jumlah jemaah di wilayahnya yang akan diberangkatkan untuk menunaikan haji nantinya

"Belum bisa matur, karena kuota juga belum tahu," kata Wahib. 

Namun, Kemenag Kulon Progo telah siaga untuk menyiapkan berbagai persyaratan yang diperlukan ke depannya. 

Sebab, pihak biro umroh dan pemerintah juga harus harus benar-benar menghitung preferensi biaya umroh, swab RT-PCR, biaya karantina dan lain-lain. 

Baca juga: Calon Jemaah Haji Diperbolehkan Menarik Dana atau Tetap Percayakan pada Pemerintah

Diberitakan sebelumnya, untuk kedua kalinya sebanyak 243 calhaj asal Kulon Progo menunda keberangkatan ibadah haji pada 2021 ini akibat pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020.

Dari ratusan calhaj tersebut, ada 3 calhaj yang meninggal dunia.

Dua calhaj di antaranya digantikan ke anaknya.

Sementara ada 5 calhaj yang mencabut biaya pelunasan. 

Padahal di Kulon Progo ada sekitar 12.000 orang masuk dalam daftar tunggu sehingga mereka diperkirakan akan berangkat ke tanah suci pada 2052 mendatang. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved