Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Sejak Januari 2021, Ada 48 Pasang Remaja di Kulon Progo Ajukan Dispensasi Nikah

Mayoritas permohonan dispensasi nikah tersebut disebabkan karena hamil di luar nikah. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
trumpetandhorn.com via popbela.com
ILUSTRASI 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sejak Januari hingga September 2021, ada 48 pasang remaja di Kabupaten Kulon Progo mengajukan dispensasi nikah. 

Mayoritas permohonan dispensasi nikah tersebut disebabkan karena hamil di luar nikah. 

"Memang 92 persen pemohon yang mengajukan dispensasi nikah karena kehamilan tidak diinginkan (KTD) sehingga mau tidak mau harus segera dinikahkan," kata Yohanes Irianta, Kepala Dinsos Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Kulon Progo, Senin (11/10/2021). 

Meski, ia menyebut ada juga masalah lain seperti mengikuti keinginan orangtua dan faktor ekonomi. 

Baca juga: Permohonan Dispensasi Pernikahan Usia Dini di DI Yogyakarta Meningkat Selama Pandemi

Dikatakannya, meningkatnya usia perkawinan karena adanya perubahan Undang-undang (UU) perkawinan nomor 1 tahun 1974 ke UU nomor 16 tahun 2019 yakni perempuan usia 16 tahun menjadi 19 tahun juga turut mempengaruhi. 

Kendati demikian, jumlah pemohon dispensasi nikah pada tahun ini tidak sebanyak pada 2020 lalu yang tercatat ada 87 pasang. 

Dimana pada tahun tersebut awal mula pandemi Covid-19 melanda hingga menyebabkan semua kegiatan dibatasi termasuk sistem belajar daring. 

Sedangkan pada 2019 hanya 39 pasang. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved