Serie A

AC MILAN: Donnarumma Pantas Dapat Cemoohan hingga Menangis Lagi?

Penjaga gawang itu tumbuh dari akademi muda Rossoneri, melakukan debutnya di Serie A pada usia 16 tahun dan merupakan favorit penggemar.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Marco BERTORELLO / POOL / AFP
Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma mengulangi akhir pertandingan sepak bola semifinal UEFA Nations League antara Italia dan Spanyol di stadion San Siro (Giuseppe-Meazza) di Milan, pada 6 Oktober 2021. 

Namun ia sangat menghargai apa yang dilakukan Kapten Spanyol Sergio Busquets, yang justru memberikan dukungan moril kepada Gigio selama dicerca suporter.

"Italia terlihat buruk di depan seluruh dunia, saya sangat menghargai sikap Sergio Busquets, dia memahami situasi dan apa yang sedang dialami Gigio."

Gelandang Barcelona pergi untuk meyakinkan Donnarumma selama pertandingan saat fans AC Milan mencemoohnya setiap kali dia menyentuh bola.

Raiola meminta suporter AC Milan untuk mengingat apa yang telah dilakukan Donnarumma bagi Azzurri dan Rossoneri musim lalu.

“Gigio selalu memberikan segalanya untuk tim nasional, berkontribusi memenangkan Euro dan dinobatkan sebagai pemain terbaik di kompetisi tersebut,” tutup Raiola.

“Dia juga membantu AC Milan, dia tetap setia di saat tersulit bagi klub, menjadi profesional hingga hari terakhir dan membantu tim untuk kembali ke Liga Champions."

Donnarumma nangis lagi

Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma mengulangi akhir pertandingan sepak bola semifinal UEFA Nations League antara Italia dan Spanyol di stadion San Siro (Giuseppe-Meazza) di Milan, pada 6 Oktober 2021.
Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma mengulangi akhir pertandingan sepak bola semifinal UEFA Nations League antara Italia dan Spanyol di stadion San Siro (Giuseppe-Meazza) di Milan, pada 6 Oktober 2021. (Marco BERTORELLO / POOL / AFP)

Fans AC Milan dianggap memberi Gianluigi Donnarumma sambutan yang tidak bersahabat saat kembali ke San Siro bersama tim nasional Italia, membuatnya menangis.

Seperti yang ditulis Calciomercato.com, Donnarumma kembali ke bekas rumahnya untuk pertama kalinya sejak meninggalkan Rossoneri pada musim panas untuk bergabung dengan PSG.

Gigio tampil untuk pertandingan semifinal Liga Bangsa-Bangsa antara Italia vs Spanyol.

Dan juga untuk pertama kalinya sejak menjadi Pahlawan Italia di final Euro melawan Inggris di Wembley.

Namun sejak awal memang apa yang menjadi keinginan Donnarumma berbeda total dengan kenyataan pemain berusia 22 tahun itu.

Pertama-tama sebuah spanduk dipajang di jembatan sehari sebelum pertandingan memberi tahu Donnarumma bahwa Milan bukan lagi rumahnya.

Sementara di luar lapangan seorang penggemar memasang spanduk bertuliskan: “Anda tidak lagi diterima di Milan.”

Laporan tersebut menulis bahwa hal ini akhirnya memengaruhi performa Donnarumma karena dia jelas tertekan oleh situasi di sekitarnya.

Gigio pun kemudian membuat kesalahan dalam pertandingan dan ketika dia kembali ke ruang ganti dia menangis.

Setelah pertandingan, Roberto Mancini kecewa dengan aksi yang dipertunjukkan fans AC Milan.

“Maaf, Italia sedang bermain. Kami harus menghindarinya, itu bukan pertandingan klub dan itu bukan AC Milan vs PSG.”

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved