Serie A
AC MILAN: Donnarumma Pantas Dapat Cemoohan hingga Menangis Lagi?
Penjaga gawang itu tumbuh dari akademi muda Rossoneri, melakukan debutnya di Serie A pada usia 16 tahun dan merupakan favorit penggemar.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Raiola mengacu pada spanduk yang dipasang oleh ultras Milan Curva Suda sebelum pertandingan Italia vs Spanyol dimulai.
“Donnarumma, s*****,” baca spanduk itu. “Kamu tidak akan pernah diterima lagi di Milano.”
"Apakah kamu ingin berbicara tentang ancaman?" lanjut Raiola.
Raiola juga mempertanyakan apa salah Gigio hingga mendapat perlakukan seperti itu saat kembali ke Milan.
“Apakah dia membunuh seseorang? Saya tidak berpikir begitu. Yang benar adalah bahwa AC Milan tidak memiliki kekuatan untuk mempertahankannya, tetapi itu tidak membuat perbedaan.
“Tanya, siapa saja, tanyakan pada ayahnya. Apa yang akan dia sarankan kepada putranya? Bergabung dengan PSG atau bertahan di Milan?”
Raiola salahkan Milan

Raiola bahkan disebut marah besar hingga menelepon Il Corriere dello Sport selama turun minum Italia vs Spanyol pada hari Rabu dan berbicara lagi sehari setelah pertandingan.
Menurutnya, apa yang dilakukan pendukung Rossoneri kepada Donnarumma tidak masuk akal.
"Apa yang terjadi di stadion menyedihkan, aneh dan memalukan," tambahnya.
Baginya, seorang pemain sepak bola profesional berhak menentukan nasibnya sendiri, apakah akan bertahan atau pindah ke klub lain demi masa depannya.
“Aneh kalau fans AC Milan hanya mengincar Donnarumma, hanya karena dia membuat pilihan bebas.
Raiola juga mengecam Rossoneri yang menurutnya tidak melakukan apapun untuk mengantisipasi ancaman dan cemoohan kepada Gigio.
“Ini juga aneh dan mengecewakan bahwa AC Milan tidak mencegah perilaku yang tidak dapat diterima ini.
Apa yang dialami Donnarumma, menurutnya adalah hal yang tidak terpuji dan akan menjadi catatan di seluruh dunia.