Breaking News:

Wisata Bantul

WISATA UNIK BANTUL : Lihat Koleksi Wayang Langka di Museum Wayang Beber Sekartaji

WISATA UNIK BANTUL : Lihat Koleksi Wayang Langka di Museum Wayang Beber Sekartaji

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
IST
Indra Suroinggeno tengah menyelesaikan maha karya wayang beber dengan epos Panji Kuda Semirang pada sebuah kain kanvas sepanjang 10 meter di Museum Sekartaji. 

Lanjut Indra, dalam cerita wayang beber ini sudah ada cerita cerita yang menampilkan kekuatan atau visual serupa ala film laga superhero. Ini menandakan bahwa, jauh sebelum ada karakter superhero dari industri perfilman barat, babat atau lakon dalam wayang beber sudah lebih dulu hadir.

"Salah satunya ketika dalam sebuah lakon dikisahkan pertarungan meditasi atau kekuatan non fisik. Selain itu karakter unik musang ekor 9 yang saat ini banyak ditemui karakter mirip mirip di film superhero kekinian. Dalam wayang beber, ternyata sudah ada dan ini yang belum digali dengan baik, ini kekayaan pustaka nenek moyang yang sangat berharga," imbuh Indra.

Baca juga: WISATA UNIK SLEMAN : Air Terjun Berundak Grojogan Watu Purbo, Sajikan Wisata Edukasi Mencintai Alam

Indra Suroinggeno tengah menyelesaikan maha karya wayang beber dengan epos Panji Kuda Semirang pada sebuah kain kanvas sepanjang 10 meter di Musium Sekartaji.
Indra Suroinggeno tengah menyelesaikan maha karya wayang beber dengan epos Panji Kuda Semirang pada sebuah kain kanvas sepanjang 10 meter di Musium Sekartaji. (IST)

* Menawarkan Wisata Sejarah Religi

Berkunjung ke museum wayang beber Sekartaji, bila menghendaki, pengunjung bakal diajak berkeliling ke beberapa destinasi wisata terdekat yang berbasis religi. 

Letak museum ini memang berada di area peninggalan bersejarah yang dulunya dibangun kental dengan perjalanan agama samawi di tanah Jawa.

Tak jauh dari museum wayang beber Sekartaji setidaknya ada tiga buah peninggalan bersejarah, yakni situs Selo Gilang, petilasan Ki Ageng Mangir dan Gereja Ganjuran.

Pengunjung bila menghendaki berkunjung ke salah satu peninggalan bersejarah tersebut akan diajak berkeliling menggunakan sepeda.

"Pengunjung kita ajak bersepeda keliling rute  kampung ke tempat tempat bersejarah sekitar sini. Salah satunya ada situs Selo Gilang peninggalan bersejarah zaman Mataram Islam," terang Indra.

Asiknya lagi setelah puas bersepeda ke tempat tempat bersejarah, bila menghendaki, pengunjung juga bisa mencicipi kuliner khas pedesaan yang dimasak langsung oleh warga setempat. 

Untuk pementasan wayang beber, memang belum setiap hari dipentaskan. Terutama bagi pengunjung dengan jumlah rombongan besar, bisa meminta pementasan wayang beber digelar dengan menginformasikan terlebih dahulu jadwal kedatangan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved