Breaking News:

Jawa

Masih Ada Wilayah Alami Kekeringan, BPBD Magelang Terus Lakukan Droping Air Bersih

Pendistribusian air bersih rata-rata sebanyak 5000 liter per Kecamatan yang dilanda kekeringan.

Dokumentasi BPBD Magelang
Pendistribusian air bersi di Dusun Sendaren, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Senin (04/10/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang masih melakukan droping air bersih untuk wilayah yang mengalami kekeringan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magelang, Mhd Muzamil mengatakan, pendistribusian air bersih rata-rata sebanyak 5000 liter per Kecamatan yang dilanda kekeringan.

"Meskipun, intensitas hujan mulai meningkat. Distribusi air bersih terus kami lakukan. Karena, permintaan masih tinggi akibat banyaknya sumber air yang mengering,"ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Senin (04/10/2021).

Adapun untuk mendapatkan distribusi air,lanjutnya, warga harus melaporkan kepada petugas BPBD setempat.

Baca juga: 4 Kecamatan Rentan Kekeringan, BPBD Magelang Terus Lakukan Droping Air

Agar dapat dilakukan peninjauan untuk  memastikan kebutuhan air yang diperlukan.

"Betul, warga bisa melaporkan ke kami jika memang membutuhkan air bersih. Hari ini saja, sudah ada lima Dusun di Kecamatan Borobudur yang di droping air bersih sebanyak 5000 liter," tuturnya.

Sementara terkait pemetaan daerah rawan kekurangan air bersih di Kabupaten Magelang, ia menyebutkan antara lain berada di beberapa desa di Kecamatan Salaman, Kecamatan Borobudur, Kecamatan Tegalrejo, Kecamatan Bandongan dan Kecamatan Kajoran.

"Hampir 30 persen wilayah Kabupaten Magelang itu mengalami kekurangan air bersih. Tapi kondisi saat ini belum begitu hebat kekeringannya, masih bisa mencukupi kebutuhannya. Saya rasa droping air tidak ada masalah,"urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved