Jawa
Per Oktober 2021, RSU Budi Rahayu Kota Magelang Resmi Melayani Pasien BPJS Kesehatan
Penyakit yang bisa dicover dengan BPJS Kesehatan saat ini melayani dua spesialisasi yaitu penyakit dalam dan anak-anak.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Rumah Sakit Umum (RSU) Budi Rahayu, Kota Magelang jalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Magelang untuk menerima pasien dengan jaminan kesehatan mulai 01 Oktober 2021.
Hal tersebut diwujudkan dalam penandatangan kerja sama yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Magelang, pada Rabu (29/09/2021) lalu.
"Dengan penandatanganan kerja sama ini maka per 1 Oktober 2021, RSU Budi Rahayu sudah bisa menerima pasien BPJS. Adapun, penyakit yang bisa dicover dengan BPJS Kesehatan saat ini melayani dua spesialisasi yaitu penyakit dalam dan anak-anak,"ujar Direktur RSU Budi Rahayu, dr Ari Meliyanti, Jumat (01/10/2021).
Baca juga: Pemkot Magelang Rencanakan Terapkan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Kantor
Ia menambahkan, sangat bersyukur bisa melayani pasien dengan jaminan BPJS Kesehatan.
Sebelumnya, sejak diresmikan pada November 2019, rumah sakit tipe D ini belum mampu melayani pasien BPJS.
“Kita bersyukur akhirnya bisa melayani pasien dengan jaminan BPJS Kesehatan setelah sebelumnya belum bisa,” katanya
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang, Wahyu Prasetyo Utomo menjelaskan, kerja sama ini dalam rangka mendukung kesehatan paripurna yang ditargetkan Pemkot Magelang pada tahun 2022 mendatang.
“Tindak lanjut dari kerja sama ini maka akhir tahun nanti pelayanan RSU Budi Rahayu sudah pasti akan ditambah, sehingga menambah penilaian positif mencapai kesehatan paripurna,” terangnya.
Baca juga: Pemkot Magelang Belum Izinkan Konser Musik dan Pagelaran Kesenian
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Ni Ketut Sri Budiani menyebutkan, RSU Budi Rahayu jadi rumah sakit ke-7 di Kota Magelang yang sudah resmi bergabung dengan BPJS Kesehatan.
Hingga saat ini, masih ada satu rumah sakit di Kota Magelang yang belum bekerjasama dengan BPJS yakni RS Gladiool.
“Masih ada satu yang belum, tentu kita akan lakukan pendekatan lagi. Termasuk menambah rumah sakit yang berada di wilayah Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang. Kami komitmen untuk memperluas akses layanan kesehatan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi langkah Pemkot Magelang karena telah mencapai universal health coverage (UHC) atau jaminan kesehatan semesta, berupa berobat ke rumah sakit hanya dengan menunjukkan KTP.
Baca juga: Pemkot Magelang Apresiasi Vaksinasi Massal yang Digelar Untidar
Di mana, Kota Magelang telah berhasil mencapai 99 persen UHC yang hanya ada dua daerah di Jawa Tengah yaitu Kota Semarang dan Kota Magelang saja.
"Capaian UHC ini saya yakin peserta JKN akan mudah memperoleh layanan kesehatan. Setelah ini, banyak hal yang mesti ditindaklanjuti antara lain kode fasilitas kesehatan, tambahan layanan, pemetaan rujukan, sehingga Budi Rahayu bisa melayani pasien BPJS secara optimal,” tuturnya.
Ia juga berharap, ada dukungan dari Dinas Kesehatan dalam monitoring layanan kesehatan.
Upaya ini, dalam menjalankan visi Pemkot Magelang, Maju, Sehat, dan Bahagia.
“Untuk bahagia ini maka kita harus sehat terlebih dahulu. Di Budi Rahayu memang baru ada dua spesialisasi, tapi ke depan bisa dikembangkan lagi. Harapan kami seperti itu,” urainya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/per-oktober-2021-rsud-budi-rahayu-kota-magelang-resmi-melayani-pasien-bpjs-kesehatan.jpg)