Breaking News:

Pemkot Magelang Rencanakan Terapkan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Kantor

Dalam upaya penanggulangan Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang berencana akan memperluas penggunaan aplikasi PeduliLindungi di berbagai

play.google.com/
Aplikasi PeduliLindungi 

Laporan Reporter Tribun Jogka, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Dalam upaya penanggulangan Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang berencana akan memperluas penggunaan aplikasi PeduliLindungi di berbagai sektor salah satunya lingkungan kantor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono menuturkan, hal tersbeut dilakukan untuk memastikan pekerja dalam kondisi sehat ketika berada di lingkungan kantor.

"Sebelumnya, aplikasi PeduliLindungi diterapkan di lokasi wisata dan pusat perbelanjaan. Namun, kami rencanakan nantinya setiap kantor baik pemerintah maupun swasta harus memiliki sistem barcode ini. Sehingga, akan memudahkan proses skrinning apabila terjadi penularan," ujarnya pada Kamis (30/09/2021).

Baca juga: Hindari Joki, Panitia SKD CPNS Pemkot Yogyakarta Lakukan Pencocokan Wajah

Ia menambahkan, dengan memberikan perlindungan kesehatan bagi para pekerja saat berada di kantor atau lokasi industri akan berperan besar dalam penanganan pandemi. 

Pekerja yang terlindungi akan turut memberikan perlindungan kesehatan dan keselamatan keluarga di rumah.

"Karena, lingkungan kantor termasuk sektor rentan terpapar pandemi. Ini, sedang kami proses agar setiap kantor bisa mendapatkan akses QR  barcode PeduliLindungi," ujarnya.

Sementara itu untuk pasar tradisional, lanjutnya, pihaknya belum menerapkan wajib akses pedulilindungi.

Baca juga: Tekan Korupsi di Kalurahan, Kejari Gunungkidul Usung Program Jaga Desa

Mengingat masih ada pedagang maupun pembeli yang tidak memiliki gawai sebagai komponen utama mengakses aplikasi tersebut.

"Untuk pasar belum diterapkan aplikasi ini, karena banyak pertimbangan salah satunya kepemilikan gawai. Namun, kami tetap memberlakukan prosedur tetap (protap) terkait pelaksanaan prokes selama di pasar," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved