Yogyakarta

Kasus Covid-19 Melandai, Satgas Covid-19 DI Yogyakarta Tutup 3 Tempat Isoter

Penghentian operasi tiga isoter itu dilakukan setelah diadakan rapat evaluasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja/Yuwantoro Winduajie
Wakil Ketua Sekretariat Satgas Covid-19 DIY Biwara Yuswantana 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tiga tempat Isolasi Terpusat (Isoter) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) per hari ini Jumat (1/10/2021) sudah dinonaktifkan.

Ketiganya yakni Isoter Rusun Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), rusun Pusat Inovasi Agro Teknologi (PIAT) Universitas Gajah Mada (UGM) dan isoter Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Wakil Ketua Sekretariat Satgas Covid-19 DIY Biwara Yuswantana, mengatakan penghentian operasi tiga isoter itu dilakukan setelah diadakan rapat evaluasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain itu, pemberhentian itu juga disetujui oleh para penanggung jawab dan petugas medis isoter.

Baca juga: Tak Ada Penghuni, 3 Isoter Covid-19 di DI Yogyakarta Ditutup

"Isoter BBWSSO, Isoter PIAT UGM, dan Isoter UNY sekarang semuanya sudah kosong. Penghentian operasi setelah ada rapat evaluasi BNPB dan penanggung jawab isoter serta para medis," kata Biwara, Jumat (1/10/2021).

Dia menambahkan, pertimbangan penutupan tiga isoter itu tidak main-main sebab ada sejumlah kajian yang telah dilakukan.

Diantaranya kajian epidemiologis yang memaparkan bahwa kasus Covid-19 di DIY saat ini sudah melandai, presentase positif rate yang terus menurun, serta tingkat keterisian kamar di rumah sakit yang terus turun signifikan.

"Pertimbangannya tentu kajian epidemiologis seperti kasus yg melandai, positif rate, BOR rumah sakit dan kasus aktif yg melandai. Sehingga untuk saat ini kebutuhan isoter menurun, baik yg dikelola provinsi atau kabupaten/kota," terang Biwara.

Setelah tiga tempat isoter itu ditutup, untuk kebutuhan isolasi pasien Covid-19 di DIY pemerintah akan mengoptimalkan tempat isolasi yang dikelola oleh Dinas Sosial (Dinsos).

Baca juga: Nihil Pasien, 2 Isoter Kabupaten Gunungkidul Dinonaktifkan

"Untuk kebutuhan isolasi dioptimalkan tempat isoter yang dikelola Dinas Sosial dan Kabupaten/Kota," tegas dia.

Biwara mencatat, sejak 1 Agustus sampai dengan September 2021 lalu total sudah ada 449 orang yang sudah menghuni di tiga tempat isolasi terpusat itu.

"Rincian yang sudah terlayani di BBWSSO 252 orang, PIAT UGM 90, dan UNY 107. Itu data sejak 1 Agutus sampai dengan 30 September," ungkapnya.

Kendati kini tiga tempat isolasi itu telah ditutup, namun Satgas Covid-19 tetap mewaspadai adanya gelombang ke 3 pandemi Covid-19 diwilayah DIY.

Sebagai antisipasi, pemerintah DIY terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 ke seluruh lapisan masyarakat.

"Satgas akan mengoptimalkan vaksinasi dan 3T, serta percepatan peduli lindungi," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved