Ini Penyebab AS Kalah Perang Lawan Taliban di Afghanistan
Amerika Serikat resmi meninggalkan Afghanistan pada Senin (30/8/2021) sore setelah 20 tahun menempatkan ribuan tentaranya di negara tersebut.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Biden, pada April, memerintahkan penarikan penuh pasukan AS dari Afghanistan pada 31 Agustus, menindaklanjuti kesepakatan yang dicapai dengan Taliban oleh mantan presiden Donald Trump.
Milley dan Jenderal Kenneth McKenzie, komandan Komando Pusat AS, mengatakan kepada komite Senat pada Selasa (27/9/2021) bahwa mereka secara pribadi merekomendasikan bahwa sekitar 2.500 tentara tetap berada di tanah di Afghanistan.
Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan Biden menerima saran "terpisah" tentang apa yang harus dilakukan di Afghanistan, yang diserbu AS setelah serangan 11 September 2001 di New York dan Washington yang dilakukan Al-Qaeda.
"Pada akhirnya, terserah panglima tertinggi untuk membuat keputusan.
Dia (Biden) membuat keputusan bahwa sudah waktunya untuk mengakhiri perang 20 tahun," kata Psaki. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/resmi-tinggalkan-afghanistan-yang-dikuasai-taliban-as-preteli-persenjataan-militernya.jpg)