Breaking News:

Ini Penyebab AS Kalah Perang Lawan Taliban di Afghanistan

Amerika Serikat resmi meninggalkan Afghanistan pada Senin (30/8/2021) sore setelah 20 tahun menempatkan ribuan tentaranya di negara tersebut.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KEMENTERIAN PERTAHANAN AS via AP
Foto dari Kementerian Pertahanan Amerika Serikat memperlihatkan satu unit CH-47 Chinook dari 82nd Combat Aviation Brigade, 82nd Airborne Division, dimasukkan ke pesawat Angkatan Udara C-17 Globemaster III di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, Sabtu (28/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON DC - Amerika Serikat resmi meninggalkan Afghanistan pada Senin (30/8/2021) sore setelah 20 tahun menempatkan ribuan tentaranya di negara tersebut.

Amerika Serikat mengevakuasi seluruh militer dan warga negaranya di Afghanistan setelah militan Taliban menguasai negara tersebut.

Setelah sebulan resmi meninggalkan Afghanistan, Amerika Serikat akhirnya mengakui telah kalah di negara itu.

Pengakuan tersebut disampaikan Jenderal Tertinggi AS Jenderal Mark Milley pada Rabu (28/9/2021) kemarin.

Jenderal yang menjabat sebagai Ketua Kepala Staf Gabungan AS tersebut mengungkapkan pengakuan tersebut kepada Komite Angkatan Bersenjata DPR.

Dikutip Tribunjogja.com dari Tribunjateng.com, kekalahan di Afghanistan tersebut merupakan kegagalan strategis.

"Perang itu adalah kegagalan strategis," kata Milley kepada komite yang mendengar tentang penarikan pasukan AS dari Afghanistan dan evakuasi kacau dari ibu kota Kabul.

Menurutnya fakta itu juga tidak hilang dalam 20 hari terakhir atau bahkan 20 bulan.

Akan ada efek kumulatif dari serangkaian keputusan strategis sebelumnya, menurut jenderal penasihat militer utama Presiden AS Joe Biden, yang memerintahkan diakhirinya kehadiran pasukan AS selama 20 tahun di Afghanistan.

Baca juga: Taliban Temukan Gudang Senjata AS, Berisi Ratusan Ribu Amunisi dan Persenjataan Canggih

Baca juga: Taliban Eksekusi Mantan Petinggi ISIS-K Abu Omar Khorasani di Dalam Penjara

“Setiap kali Anda mendapatkan beberapa fenomena yang menunjukkan kekalahan perang, dan itu telah terjadi, dalam arti kami menyelesaikan tugas strategis kami untuk melindungi Amerika dari Al-Qaeda, tetapi tentu saja keadaan akhir jauh berbeda dari yang kami inginkan," kata Milly.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved