Breaking News:

Bersiap Masuk Musim Penghujan, PLN Lakukan Upaya Antisipasi Gangguan Jaringan Listrik

Memasuki musim cuaca ekstrim, PLN meningkatkan keandalan jaringan, beberapa di antaranya dengan melakukan inspeksi jaringan, pemeliharaan jaringan

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
PLN meningkatkan keandalan jaringan, beberapa di antaranya dengan melakukan inspeksi jaringan, pemeliharaan jaringan, potong pohon, serta rabas rabas. 

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG – Memasuki musim cuaca ekstrim, PLN meningkatkan keandalan jaringan, beberapa di antaranya dengan melakukan inspeksi jaringan, pemeliharaan jaringan, potong pohon, serta rabas rabas.

Pasalnya curah hujan yang tinggi dapat berisiko menyebabkan bencana alam seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang yang bisa mengganggu keandalan jaringan dan juga menimbulkan potensi bahaya listrik.

Selain itu, PLN juga mengharapkan masyarakat untuk berperan serta secara aktif dalam menjaga keandalan listrik dengan menginformasikan atau melaporkan potensi penyebab gangguan, seperti adanya pohon yang dekat atau tumbang mengenai jaringan.

Baca juga: Sebanyak 2,9 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 1 Miliar Lebih di DI Yogyakarta Dimusnahkan 

“Untuk mengantisipasi gangguan listrik akibat pohon yang tumbang, kami menghimbau masyarakat dapat melaporkan ke kantor PLN terdekat ataupun melalui Contact Center 123 dan PLN Mobile apabila melihat pohon yang berada terlalu dekat dengan jaringan listrik,” tutur General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng & D.I. Yogyakarta, M. Irwansyah Putra.

Irwansyah menambahkan, jarak aman pohon atau bangunan ke jaringan listrik adalah 3 meter, Apabila kurang dari itu akan dilakukan perabasan untuk mengamankan jaringan. Bagi masyarakat yang memiliki pohon yang sudah dekat dengan jaringan listrik juga dihimbau untuk tidak melakukan penebangan sendiri, melainkan harus berkoordinasi dengan pihak PLN.

“Pada musim hujan tidak menutup kemungkinan terjadinya banjir, untuk itu PLN mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi bahaya yang muncul,” terangnya.

Beberapa langkah antisipatif saat banjir yang dapat dilakukan masyarakat antara lain dengan mematikan instalasi listrik di dalam rumah, mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, dan menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi. 

“Apabila aliran listrik di wilayah yang terkena banjir tidak padam, masyarakat agar segera menghubungi Contact Center PLN 123 atau bisa melalui PLN Mobile agar dipadamkan untuk alasan keselamatan,” ujarnya.

Baca juga: Program Desa Berdaya Generasi Maju, Upaya Dukung Pemenuhan Nutrisi di Daerah Tertinggal

Setelah banjir surut, masyarakat dihimbau untuk memastikan semua peralatan elektronik dalam keadaan kering sebelum digunakan.

Sementara itu dari segi pasokan listrik, wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam keadaan aman, dengan pasokan sebesar 6.151 MW dan beban puncak 4.547 MW artinya masih ada cadangan sebesar 1.604 MW. (adv)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved