Peringatan Cuaca BMKG Besok Selasa 28 September 2021, Daftar Wilayah Potensi Hujan Lebat dan Angin
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di 24 wilayah di Indonesia, untuk Selasa (28/9/2021)
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk esok hari, Selasa (28/9/2021).
Menurut peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok, Selasa (28/9/2021), potensi cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang bisa terjadi di beberapa daerah.
Seperti dikutip Tribun Jogja dari laman resmi BMKG, meteo.bmkg.go.id, potensi cuaca ekstrem bisa terjadi di wilayah Sumatera, Jawa serta Kalimantan dan Sulawesi.
Ada sejumlah provinsi mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.
Beberapa provinsi di antaranya berpotensi hujan petir dan angin kencang.
Baca juga: Prediksi Awal Musim Hujan untuk Daerah Istimewa Yogyakarta, BMKG : Sleman dan Kulonprogo Lebih Awal
Baca juga: Pertama Kalinya, BMKG Beri Materi Pengenalan Iklim Pada Nelayan di Sadeng Gunungkidul
Sementara itu, wilayah lainnya berpotensi hujan sedang hingga lebat, angin kencang hingga gelombang tinggi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di 24 wilayah di Indonesia.
Menurut perkiraan BMKG, sebanyak 17 wilayah berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
17 wilayah tersebut di antaranya, Aceh, Bengkulu, Jambi, Gorontalo, dan Jawa Barat.
Dikutip dari bmkg.go.id, Siklon Tropis MINDULLE terpantau di Samudera Pasifik Timur Laut Filipina.
Lalu, daerah pertemuan angin (konfluensi) memanjang di Laut Sulawesi dan di perairan Timur Filipina.
Kemudian, daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terbentuk memanjang di Maluku dan Papua bag Utara.
Selain itu, Sirkulasi Siklonik terpantau di perairan utara Kalimantan yang membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di pesisir utara Pulau Kalimantan.
Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang di perairan utara Aceh, dari SElat Malaka hingga Sumatera Utara, dari Bengkulu hingga perairan Barat Sumatera Barat.
Lalu, di Jawa Barat bagian Selatan, dari NTB hingga Jawa Timur, di NTT, diKalimantan Barat, di Kalimantan Selatan, dan dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-ekstrem-hujan-petir.jpg)