Breaking News:

Pertama Kalinya, BMKG Beri Materi Pengenalan Iklim Pada Nelayan di Sadeng Gunungkidul

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, memandang para nelayan, terutama di Sadeng perlu mendapatkan pengetahuan tentang iklim.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Pembukaan dan pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Pelabuhan Sadeng, Girisubo, Gunungkidul, Selasa (21/09/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membuka pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Pelabuhan Sadeng, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul pada Selasa (21/09/2021).

Sekitar 50 nelayan hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, yang turut hadir dalam pembukaan SLCN mengatakan baru pertama kalinya materi mengenai iklim dan cuaca diberikan pada nelayan.

"Biasanya kami berikan pada petani, ini kami berikan pada para nelayan di Sadeng," jelasnya pada wartawan.

Dwikorita memandang para nelayan, terutama di Sadeng perlu mendapatkan pengetahuan tentang iklim.

Sebab area mereka melaut adalah perairan Samudera Hindia yang berada di selatan Pulau Jawa.

Menurutnya, samudera ini dikenal dengan potensi gelombang lautnya yang tinggi.

Itu sebabnya pengetahuan iklim diperlukan para nelayan demi keamanan mereka saat beraktivitas melaut.

"Apalagi saat ini sudah mendekati musim penghujan, yang mana potensi gelombang tingginya lebih besar," ujar Dwikorita.

Pengetahuan iklim juga dinilai bisa meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved