PENELITIAN : Vaksinasi Covid-19 Bisa Meningkatkan Kesehatan Mental
Vaksinasi covid-19 tak hanya bermanfaat untuk menciptakan kekebalan tubuh terhadap serangan covid-19, namun juga bisa meningkatkan kesehatan mental
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Sebuah penelitian yang diterbitkan di Jurnal Kesehatan, PLOS ONE mengungkap manfaat lain dari vaksinasi covid-19. Dalam penelitian tersebut, vaksinasi covid-19 tak hanya bermanfaat untuk menciptakan kekebalan tubuh terhadap serangan covid-19, namun juga bisa meningkatkan kesehatan mental serta meredakan stres akibat pandemi corona.
“Pada awal pandemi, pada bulan Maret 2020, kami di Pusat Penelitian Ekonomi dan Sosial di University of Southern California memulai tim untuk melacak berbagai dampak pandemi terhadap beberapa sektor, termasuk kesehatan mental,” kata peneliti Francisco Perez-Arce, PhD.
Temuan ini berguna ketika psikolog berusaha untuk membantu orang mengatasi tantangan kesehatan mental yang diperburuk oleh pandemi, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menerapkannya dengan cara yang efektif.
Temuan Penelitian
Temuan penelitian ini diperoleh lewat serangkaian survey terhadap responden setiap dua minggu sekali.
Peniti berusaha untuk melacak banyak variabel tentang dampak pandemi semisal pada kesehatan mental dan status vaksinasi para responden. Mereka mempelajari pengaruh vaksinasi vaksin pada tingkat tekanan mental di antara orang-orang yang divaksinasi antara Desember 2020 dan Maret 2021.
Hasilnya, responden survei mengalami penurunan 15% dalam kemungkinan merasa "depresi berat" setelah mendapatkan vaksin COVID-19, ditambah penurunan 4% dalam kemungkinan merasa "depresi ringan".
Berdasarkan data mereka, para peneliti memperkirakan bahwa 1 juta orang telah mengalami peningkatan kesehatan mental setelah divaksinasi.
Yang terpenting, orang yang divaksinasi selama masa studi mengalami penurunan tingkat tekanan mental. “Ini menunjukkan bahwa mengurangi risiko kesehatan yang terkait dengan COVID-19 berpotensi meningkatkan kesehatan mental,” kata Perez-Arce.
Dampak pandemi pada kesehatan mental
Para peneliti percaya bahwa pandemi covid-19 telah mempengaruhi kesehatan mental.
“Virus ini telah membanjiri media dan percakapan sehari-hari kita satu sama lain,” kata Leela R. Magavi, MD, seorang psikiater dan direktur medis regional untuk Psikiatri Komunitas dan Pusat Perawatan MindPath.
“Karena langkah-langkah keamanan yang dijamin untuk meratakan kurva, anak-anak, remaja, dan orang dewasa telah mengalami berbagai perubahan traumatis,” tambahnya.
Magavi mencatat bahwa orang-orang merespons dengan cara yang berbeda terhadap tekanan emosional dan mental hidup di masa COVID-19, tergantung pada temperamen dan status kesehatan mental dasar mereka.
“Saya telah mengamati kecemasan dan depresi yang baru muncul pada beberapa orang, tetapi mereka yang memiliki masalah psikiatrilah yang paling banyak berjuang,” ungkapnya.
Sebagai seorang psikiater anak, remaja, dan dewasa yang mengevaluasi individu dari segala usia dan latar belakang, Dr. Magavi percaya bahwa pandemi COVID-19 telah memengaruhi sebagian besar orang di setiap bidang kehidupan mereka.
“Saya percaya bahwa ini adalah krisis kesehatan masyarakat,” katanya.