Otomotif

Kustom Kawasaki Blitz R Jadi Replika Motor Klasik BMW R25

Motor bebek lawas Kawasaki Blitz R tahun 2006, jadi replika motor klasik BMW R25 yang ekonomis.

Tayang:
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Replika BMW R25 dengan basic motor Kawasaki Blitz tahun 2016 garapan bengkel kustom Madesu 88. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kreativitas menghasilkan banyak inovasi baru.

Tak terkecuali di skena kustom.

Tengok saja garapan bengkel kustom Madesu 88, yang mengubah tampilan motor bebek lawas Kawasaki Blitz R tahun 2006, jadi replika motor klasik BMW R25 yang ekonomis.

Melihat hasil karya bengkel kustom yang terletak di Jalan Tamansiswa, Kota Yogyakarta ini memang sangat unik.

Tangkinya sekilas menyerupai bentuk kuaci, dibuat menyerupai tampilan motor pabrikan Jerman yang dirilis medio 1950-an tersebut.

Warna hitam legam yang identik dengan BMW R25 juga disematkan pada motor garapan Ardian Mardha Tama (33), kustom builder Madesu 88.

Baca juga: Restorasi Suzuki Crystal : Motor Klangenan, Sarat Kenangan

Kesan motor jadul juga tampak pada bagian spakbor depan dan belakang, yang terbuat dari plat besi, kemudian batok lampu depan juga lampu belakang yang tak lepas dari sentuhan klasik.

Ya, biar kesan klasik dapat, Mardha menyematkan speedometer yang menyatu pada headlamp.

Selain itu, agar semakin mirip jok dibuat dengan model terpisah, serta tambahan side bag berbahan kulit di sisi kiri dan kanan.

"Kalau dibilang kustom ekstrem sih enggak, sebab beberapa part motor basicnya tetap kami gunakan pada motor replika BMW R25 ini seperti frame, mesin tentunya, dan aksesoris-aksesoris lainnya," terang Mardha saat ditemui Tribunjogja.com beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, sebenarnya tak banyak ubahan yang ia terapkan untuk dalam merombak Kawasaki Blitz R tahun 2006 ini.

Sebab ia hanya memotong bagian pipa rangka bawah, kemudian ia balik posisinya.

"Bagian kerangka masih menggunakan bawaan motor aslinya, cuma partnya saya bolak-balik saja posisinya. Contoh bagian frame gulu banyak, saya potong, dan kemudian posisinya di balik. Praktis, dimensi motornya pun menjadi lebih panjang dan tidak lagi sesuai dengan bawaan aslinya," jelasnya.

Menawarkan kustom motor dengan budget ekonomis, Mardha sengaja memanfaatkan beberapa part motor lainnya untuk ditempelkan pada replika BMW R25 karyanya. 

Seperti spakbor depan dan belakang yang menggunakan bawaan Honda GL, lampu belakang menggunakan bawaan Honda CB 100.

Baca juga: Restorasi Yamaha DT 100 : Motor Trail Tua Idaman Kawula Muda

Bagian speedometer depan yang menyatu dengan batok lampu depan aftermarket, yang bentuknya menyerupai bawaan Honda Monkey.

Sementara bagian knalpot, ia menggunakan replika dari bawaan Honda Monkey yang dibalut warna krom.

"Shock breaker depan dan belakang kami tetap menggunakan bawaan Kawasaki Blitz R. Demikian pula bagian velg, yang mempertahankan aslinya, sebab velg jari-jari membuat tampilannya makin klasik," ujar Mardha.

Meski secara desain motor ini dibuat se-klasik mungkin, namun tidak dengan teknologi yang disematkan pada motor ini.

Pasalnya, Mardha menyematkan alarm yang dibekali fitur-fitur ekstra pada replika BMW R25 ini.

Salah satunya fitur untuk untuk menyalakan dan mematikan mesin motor secara otomatis.

Dengan menekan tombol pada remote, sinyal akan langsung terkoneksi dengan engine starter yang bisa menghidupkan dan mematikan motor dengan seketika.

Alarm motor juga otomatis akan berbunyi ketika ada indikasi pencurian.

Bukan itu saja, alarm bisa disetel sangat sensitif, ketika motor tersenggol, alarm akan langsung berbunyi.

Baca juga: Hidupkan Memori Lawas Lagi Lewat Restorasi Honda Super Cub C800

Tawarkan Kustom Ekonomis

Sedikit flashback ke belakang, Mardha mulai menggeluti bidang otomotif sekira tahun 2018 dan dimulai secara otodidak.

Ia sama sakali tak memiliki basic pendidikan otomotif, hanya saja sejak lama ia telah menggemari hobi tersebut.

"Sebelum menekuni bidang otomotif, saya cukup lama bekerja di bidang desain interior," ujar pria lulusan desain grafis SMSR Yogyakarta ini.

Dijelaskannya, inspirasi berkarya muncul dari banyak referensi yang ia pelajari, kemudian ia kombinasi dengan ide-ide yang ada di pikirannya.

"Misal kustom replika BMW R25 ini, seperti diketahui motor ini kan orisinilnya harganya sangat tinggi. Jadi saya memiliki ide untuk membuat replika dengan harga yang ekonomis," ujarnya.

Menurutnya, tak ada kendala berarti yang dihadapi saat proses penggarapan motor kustom ini.

Hanya saja yang menjadi tantangannya yakni mencari motor basic yang akan dijadikan bahan kustom, sebab harus memastikan betul kondisi mesin dan rangka dalam keadaan yang bagus. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved