Breaking News:

Jawa

Hujan Deras Akibatkan Longsor pada Tebing Tinggi dan Rumah di Magelang

BPBD Kabupaten Magelang melaporkan terjadinya bencana longsor akibat hujan deras pada dua tempat pada Kamis (23/09/2021) malam.

Dokumentasi BPBD Magelang
Penampakan rumah warga yang terkena longsor di Dusun Dayugi, Kamis (23/09/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang melaporkan terjadinya bencana longsor akibat hujan deras pada dua tempat di Dusun Tempursari, Kecamatan Tempuran dan Dusun Dayugi, Kecamatan Pakis, pada Kamis (23/09/2021) malam.

Pada lokasi pertama yakni di Dusun Tempuran  yang menyebabkan sebuah tebing setinggi 1,6 meter dengan panjang 1,5 meter mengalami longsor.

Akibatnya, material longsor menutupi akses jalan alternatif Tempuran-Bandongan.

Sedangkan, kejadian kedua di Dusun Dayugi menyebabkan pondasi atau senderan rumah dengan tinggi 3 meter dan panjang 18 meter mengalami longsor.

Baca juga: Batu Besar Longsor, Jebol Dinding Rumah Warga Prambanan Sleman

Material longsor pun membuat saru rumah warga mengalami kerusakan.

Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Magelang, Gunawan Imam Suroso menuturkan, terjadinya rentetan peristiwa tanah longsong akibat tingginya intensitas hujan yang turun.

"Saat ini, wilayah Magelang berada dalam musim pancaroba. Di mana, intensitas hujan akan tinggi disertai dengan angin kencang. Akibatnya, wilayah rawan seperti ini rentan terkena musibah tanah longsor bahkan angin puting beliung,"ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Jumat (24/06/2021).

Ia menambahkan, apabila masih terjadi hujan dengan intensitas lebat maka potensi terjadinya longsor susulan juga besar.

Sehingga, kami mengimbau kepada masyarakat tetap waspada dan selalu berhati-hati.

Baca juga: BPBD Bantul Bentuk Pos Pantau di Daerah yang Rawan Bencana Longsor dan Banjir

"Kami juga siapkan tim kaji cepat BPBD Magelang untuk melakukan mitigasi bencana," ucapnya.

Sementara itu, tindakan yang sudah dilakukan dalam menangani tanah longsor pada dua tempat tersebut.

Pihaknya, sudah melakukan penanganan darurat pembersihan dan penyemprotan pada material longsor.

"Hari ini (24/09/2021) sudah kami bersihkan material longsornya. Serta, kami juga sudah melakukan tindakan penanganan terutama longsor di Dusun Tempursari, karena retakan longsor mengenai bagian atas tebing sehingga mengancam satu  bangunan masjid di atasnya. Serta, kami tetap lakukan koordinasi dengan Pemdes dan warga," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved