Breaking News:

Tiga ASN Pemda DIY Hari Ini Diperiksa KPK Soal Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida

Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda DIY pada Kamis (23/9/2021) siang, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi, dalam lanjutan

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali
Stadion Mandala Krida Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda DIY pada Kamis (23/9/2021) siang, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi, dalam lanjutan pengusutan dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida APBD 2016-2017.

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan terhadap saksi yang tergabung dalam Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembanguan sStadion Mandala Krida terus berlanjut sampai saat ini.

Pemeriksaan KPK dilakukan secara simultan di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY.

Baca juga: Persiapan Uji Coba Terbatas, Pelaku Wisata Gunungkidul Mulai Proses Sertifikasi CHSE

"Hari ini pemeriksaan saksi TPK pembangunan Stadion Mandala Krida. Ada empat orang yang diperiksa pada hari ini," kata Ali Fikri melalui pesan singkat, Kamis (23/9/2021) siang.

Dari empat saksi yang diperiksa pada hari ini, tiga di antaranya merupakan ASN di Pemda DIY.

"Empat saksi di antaranya Prambudi Setiono, Kasie Kesra Bidang Anggaran Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset DIY, Adik Yusganewata, ASN pada Pemerintah DI Yogyakarta, di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (Dinas PUP-ESDM) DI Yogyakarta, Arief Azazie Zain, ASN pada Pemerintah DI Yogyakarta, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (Dinas PUP-ESDM) DI Yogyakarta, dan Hendi Hidayat, Swasta," jelas Ali Fikri.

Ali masih enggan menyampaikan apakah dugaan korupsi pembangunan stadion yang diperkirakan menelan kerugian negara sebesar Rp 35 miliar itu berkaitan dengan mark up, atau pengaturan tender pembangunan stadion tersebut.

Baca juga: DKK Salurkan Donasi dari Pembaca Kompas Bantu Para Pelaku Seni Purworejo di Tengah Masa Pandemi

"Nanti pada saatnya akan kami sampaikan," jelasnya.

Sebagai informasi tim penyidik KPK mulai melakukan pemanggilan saksi-saksi untuk diperiksa di gedung BPKP DIY sejak 16 September 2021.

Sampai saat ini lembaga antirasuah itu terus melakukan penyidikan, dan belum diketahui apakah ada sejumlah dokumen penting yang disita oleh para penyidik selama pemeriksaan berlangsung. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved