Breaking News:

Operasi Patuh Progo 2021, Polres Gunungkidul Fokuskan Kepatuhan Prokes di Masyarakat

Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul resmi memulai Operasi Patuh Progo mulai 20 September hingga 3 Oktober mendatang. Apel Gelar Pasukan

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah (depan) memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Progo pada Senin (20/09/2021) lalu 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul resmi memulai Operasi Patuh Progo mulai 20 September hingga 3 Oktober mendatang.

Apel Gelar Pasukan pun sudah digelar pada Senin (20/09/2021) lalu.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Sakti mengatakan Operasi Patuh Progo tetap berkaitan dengan kepatuhan aturan lalu lintas.

Namun lantaran masih pandemi, pihaknya juga fokus pada kepatuhan lain.

Baca juga: Sejumlah Barang Milik Warga Binaan Rutan Kelas IIB Wates Disita Saat Penggeledahan

"Lewat operasi ini kami akan berupaya meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes)," jelas Martinus pada Rabu (22/09/2021).

Ia mengatakan operasi akan dilakukan dengan melakukan patroli ke sejumlah titik strategis. Terutama kawasan publik yang rawan berpotensi terbentuknya kerumunan.

Menurut Martinus, akan dilakukan penertiban jika terjadi pelanggaran prokes. Adapun penertiban dilakukan terhadap semua jenis kegiatan yang dinilai melanggar prokes hingga kebijakan pemerintah.

"Tentu tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19," ujarnya.

Sedangkan sasaran lain Operasi Patuh Progo adalah upaya menurunkan angka kecelakaan serta mengurai kepadatan lalu lintas. Segala bentuk pelanggaran terkait aturan dalam berkendara dan berlalu lintas pun akan jadi perhatian.

Antara lain seperti kelengkapan surat-surat resmi kendaraan hingga kondisi kendaraan. Jika komponen kendaraan tidak sesuai standar, maka akan dilakukan penindakan.

"Penindakan berupa edukasi pada masyarakat hingga bentuk tegas berupa penilangan," kata Martinus.

Baca juga: Permudah Intervensi, Pemkot Yogyakarta Bentuk 30 Sentra IKM 

Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Risyanto mengatakan ada 3 jalur yang menjadi target operasi. Yaitu Jalan Yogya-Wonosari di kawasan Hutan Wanagama, Ledoksari, serta Bundaran Siyono.

3 jalur ini dinilai memiliki arus mobilitas tinggi sehingga diperlukan penanganan khusus. Selain itu, pos penyekatan juga akan didirikan di jalan menuju kawasan pantai selatan.

"Penyekatan tidak termasuk dalam operasi, tapi perlu dilakukan mengingat akses wisata masih ditutup," jelas Risyanto.

Ia mengatakan edukasi kepada masyarakat dan pencegahan akan lebih ditekankan selama operasi berlangsung. Ratusan personel Polres Gunungkidul pun akan diterjunkan untuk pelaksanaan operasi. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved