Capaian Vaksinasi di Bantul Dinilai Masih Rendah, Ini Tanggapan Dinas Kesehatan Bantul
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie meminta agar Kabupaten Bantul dan Gunungkidul menggenjot cakupan vaksinasi. Ia menilai capaian
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie meminta agar Kabupaten Bantul dan Gunungkidul menggenjot cakupan vaksinasi.
Ia menilai capaian vaksinasi di dua kabupaten itu masih rendah dibanding Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.
Dari data yang dimiliki, vaksinasi dosis pertama di Bantul baru mencapai 54,9 persen sementara untuk dosis kedua mencapai 23,9 persen.
Sementara disebutkan Kota Yogyakarta telah mencapai 177 persen untuk dosis pertama dan vaksin kedua mencapai 109 persen.
Baca juga: Pemda DIY Dekatkan Layanan Vaksinasi Covid-19 kepada Masyarakat
Terkait hal tersebut, Kasi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho menilai tingginya capaian vaksinasi di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman adalah hal yang wajar.
Menurutnya, hal tersebut dikarenakan dua daerah tersebut merupakan daerah penyangga dan merupakan pilot projek vaksinasi.
"Kota Yogyakarta berada di ibu kota provinsi dan Kabupaten Sleman ditunjuk sebagai daerah penyangga sehingga kick off vaksinasi lebih dahulu dibandingkan Bantul dan pasokan vaksin juga lebih banyak dibandingkan Bantul," ungkapnya Rabu (22/9/2021).
Dalam kesempatan itu Abednego juga menyoalkan terkait apakah warga yang terdata di capaian vaksinasi Kota Yogyakarta benar-benar dengan NIK Kota Yogyakarta.
"Belum tentu target vaksinasi warga Kota Yogyakarta sesuai dengan NIK Kota Yogyakarta sudah tervaksin. Capaian 177 persen itu pasti banyak NIK yang merupakan warga Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo bahkan Sleman," imbuhnya.
Namun demikian, Abednego menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengejar capaian vaksinasi agar bulan depan seluruh target sasaran di Bantul bisa 100 persen tervaksin.
Adapun diungkapkannya, capaian vaksinasi di Kabupaten Bantul sesuai dengan Komite Penanganan Covid-19 (KPC-PEN) dan Aplikasi PCARE milik Kemenkes mencapai 62,77 persen untuk dosis pertama atau sebanyak 481.482 dari target sasaran 824.370. Sedangkan untuk suntikan dosis ke dua mencapai 32,22 persen atau 247.120 orang.
Terpisah, Ketua Komisi D, DPRD Bantul, Enggar Surya Jatmiko menyatakan bahwa pada dasarnya antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksin sangat tinggi dan diharapkan vaksinasi akan segera selesai dengan semakin banyaknya lokasi vaksinasi.
Terlebih saat para tenaga kesehatan (nakes) yang dahulunya bertugas di selter milik kabupaten sudah dialihkan untuk membantu vaksinasi yang kini sedang digencarkan oleh Dinas Kesehatan, TNI dan Polri.
Ia juga mengungkapkan, pada pekan ini selain vaksinasi untuk masyarakat umum, Dinas Kesehatan, TNI dan Polri juga sedang menggenjot vaksinasi dengan sasaran siswa SD yang sudah berusia 12 tahun, siswa SMP dan siswa SMA/SMK sederajat.
Baca juga: Vaksinasi Lansia di DI Yogyakarta Tak Kunjung Tuntas, Dinkes DIY Giatkan Layanan Jemput Bola
"Kalau kita lihat saat banyak sekolah yang digunakan untuk vaksinasi ini juga untuk mempercepat proses pembelajaran tatap muka. Apalagi Gubernur DIY menginginkan PTM bisa digelar jika siswa sudah tervaksin 80 persen,"ungkapnya.