Berita Kesehatan

Perbedaan Gagal Ginjal Akut dan Ginjal Kronis, Serta Faktor-faktor Risikonya

Gagal ginjal akut adalah hilangnya kemampuan ginjal secara tiba-tiba untuk membuang limbah, sedangkan kronis berlangsung secara bertahap

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Penyakit ginjal secara garis besar terbagi atas dua jenis. Yakni penyakit ginjal akut dan penyakit ginjal kronis. Keduanya memang merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal untuk membersihkan dan membuang racun di tubuh.

Namun, ada perbedaan mendasar antara ginjal akut dan ginjal kronis.

Gagal ginjal akut adalah hilangnya kemampuan ginjal secara tiba-tiba untuk membuang limbah.

Hal ini dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, tekanan darah yang sangat rendah sebagai akibat dari penyakit, cedera, pembedahan, atau infeksi tertentu.

Sementara itu, gagal ginjal kronis adalah hilangnya fungsi ginjal secara perlahan dari waktu ke waktu.

Penyakit ginjal kronis biasanya disebabkan oleh diabetes atau tekanan darah tinggi tetapi dapat juga disebabkan oleh banyak penyakit lainnya.

Tahap akhir penyakit ginjal kronis disebut penyakit ginjal stadium akhir (ESRD).

Baca juga: Kapan Pasien Gagal Ginjal Bisa Berhenti Cuci Darah? Ini Penjelasan Lengkapnya

Gejala Penyakit Ginjal Kronis

Pada tahap awal penyakit ginjal kronis, Anda mungkin memiliki beberapa tanda atau gejala. Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda memiliki penyakit ginjal sampai kondisinya sudah lanjut.

Lantaran tanda dan gejala penyakit ginjal kronis berkembang dari waktu ke waktu jika kerusakan ginjal berlangsung lambat.

Hilangnya fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan cairan atau limbah tubuh atau masalah elektrolit.

Tergantung pada seberapa parahnya, hilangnya fungsi ginjal dapat menyebabkan:

  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan selera makan
  • Kelelahan
  • Mengalami masalah tidur
  • Buang air kecil lebih atau kurang
  • Ketajaman mental menurun
  • Kram otot
  • Pembengkakan kaki dan pergelangan kaki
  • Kulit kering dan gatal
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang sulit dikendalikan
  • Sesak napas, jika cairan menumpuk di paru-paru
  • Nyeri dada, jika cairan menumpuk di sekitar lapisan jantung

Baca juga: Ini Daftar Gejala Penyakit Ginjal Kronis, Satu Tahap Menuju Stadium Akhir 

Tanda dan gejala penyakit ginjal seringkali tidak spesifik. Ini berarti mereka juga dapat disebabkan oleh penyakit lain.

Karena ginjal Anda mampu menebus fungsi yang hilang, Anda mungkin tidak mengembangkan tanda dan gejala sampai terjadi kerusakan permanen.

Penyebab penyakit ginjal kronis

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved